Breaking News
Memuat breaking news...

Inalum Kembangkan Jejaring Perdagangan dan Investasi di Kawasan Amerika Latin dan Karibia

Redaksi
Redaksi
Kamis, 22 Oktober 2026 - 2.27 PM WIB
Inalum Kembangkan Jejaring Perdagangan dan Investasi di Kawasan Amerika Latin dan Karibia
Direktur Utama PT Inalum, Melati Sarnita, bersama Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arif Havas Oegroseno, dalam kegiatan INA-LAC di Santiago, Cile. (Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

JAKARTA (Waspada.id): PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menghadiri Forum INA-LAC Business Mission 2026 yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) di Santiago, Cile, baru-baru ini.

Direktur Utama Inalum, Melati Sarnita, hadir sebagai panelis yang mewakili MIND ID untuk membahas perkembangan sektor pertambangan dan energi Indonesia serta peluang kerja sama antarnegara dan kawasan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arif Havas Oegroseno, yang membuka forum INA-LAC Energy and Mining Business. Pada kesempatan ini, Wamenlu mengangkat eksistensi hilirisasi dan penguatan industri Indonesia ke panggung Amerika Latin.

Melalui Corporate Communication (Corcom) PT Inalum, Kamis (21/10), disebutkan bahwa INA-LAC merupakan program unggulan (flagship) Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa.

Dalam pelaksanaannya di Santiago, Cile, Kemlu RI tidak bergerak sendiri, tetapi bekerja sama dengan sejumlah kolaborator utama, yakni Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN Indonesia), yang bertindak sebagai perwakilan dunia usaha dan memfasilitasi keikutsertaan para pengusaha serta BUMN Indonesia, dan Asosiasi Pengembangan Industri Cile (SOFOFA), yang merupakan asosiasi industri lokal di Cile.

Kali ini, INA-LAC mengangkat tema “Indonesia-Latin America and the Caribbean Green Energy Partnership: Moving Towards Investment, Technology and Industrial Collaboration”. Forum ini menjadi ruang bagi Inalum untuk menyampaikan kesiapan dalam membangun kemitraan di bidang teknologi, pembiayaan, hingga penyerapan produk.

Keikutsertaan ini sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan kawasan Amerika Latin serta memperkuat kontribusi industri aluminium dalam menciptakan nilai tambah dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global. (id43)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement