Breaking News
Memuat breaking news...

Indonesia Punya Fasilitas Overhaul Taurus 60 Pertama di Asia

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 8.08 AM WIB
Indonesia Punya Fasilitas Overhaul Taurus 60 Pertama di Asia
SKK Migas dan Solar Turbines memperkuat rantai pasok hulu migas lewat fasilitas overhaul Taurus 60 di Bandung.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Indonesia mencatat langkah baru dalam penguatan industri penunjang hulu minyak dan gas bumi (migas). Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) meresmikan fasilitas overhaul sekaligus pembangunan engine Solar Turbines Taurus 60 Single Shaft di Bandung, Jawa Barat.

Fasilitas tersebut menjadi yang pertama di Asia yang memiliki kemampuan melakukan overhaul sekaligus pembangunan engine Taurus 60 Single Shaft.

Pengembangan fasilitas ini merupakan hasil investasi bersama PT Indoturbine, Solar Turbines, dan PT Nusantara Turbin & Propulsi (NTP). Pembangunannya menjadi bagian dari Road Map Peningkatan Kapasitas Nasional yang disusun melalui Strategic Agreement antara SKK Migas dan Solar Turbines.

Peresmian fasilitas tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian ESDM, Kementerian Perindustrian, PT Dirgantara Indonesia, NTP, Solar Turbines, PT Indoturbine, Guspen Migas, serta pimpinan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Kehadiran fasilitas ini dinilai strategis mengingat populasi engine Solar Turbines di Indonesia telah mencapai lebih dari 580 unit. Sekitar 75 persen di antaranya digunakan untuk mendukung kegiatan sektor hulu migas.

Dari jumlah tersebut, engine Taurus 60 menyumbang sekitar 15 persen dari populasi Solar Turbines yang digunakan di sektor hulu migas.

Dengan populasi yang cukup besar, keberadaan fasilitas overhaul di dalam negeri diharapkan mampu memperkuat keberlangsungan operasi sekaligus meningkatkan ketahanan rantai pasok industri hulu migas nasional.

Tak hanya dari sisi operasional, fasilitas tersebut juga berpotensi menekan biaya overhaul, logistik, serta waktu pengerjaan yang harus ditanggung Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Kurangi Ketergantungan ke Luar Negeri

Pengembangan kemampuan overhaul Taurus 60 di Indonesia juga menjadi bagian dari agenda peningkatan kapasitas nasional.

Dengan adanya fasilitas tersebut, kebutuhan overhaul yang sebelumnya berpotensi dilakukan di luar negeri dapat ditangani di dalam negeri. Kondisi ini sekaligus membuka ruang bagi transfer teknologi dan peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia.

Manfaatnya diharapkan tidak berhenti pada sektor hulu migas. Keberadaan fasilitas tersebut juga dapat mendorong penggunaan tenaga kerja dan jasa lokal sekaligus meningkatkan kemampuan industri nasional.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto berharap fasilitas tersebut dapat berkembang menjadi pusat keunggulan perawatan engine Solar Turbines di kawasan Asia.

"Kami berharap fasilitas ini juga dapat menjadi salah satu center of excellence untuk perawatan engine Solar Turbines di kawasan Asia, sehingga nantinya Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memberikan layanan dan keahlian kepada pasar regional," ujar Djoko Siswanto dalam keterangan tertulis, Jumat (28/8/2026).

Djoko juga menyampaikan apresiasi kepada PT Indoturbine, Solar Turbines, NTP, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan fasilitas tersebut.

Menurutnya, kolaborasi lintas pihak menjadi kunci dalam memperkuat kemampuan industri penunjang kegiatan hulu migas di Indonesia.

Bangun Ekosistem Industri Penunjang Migas

Peresmian fasilitas Taurus 60 merupakan bagian dari sinergi Vendor Development Plan yang melibatkan SKK Migas, Solar Turbines, PT Indoturbine, dan NTP.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem industri penunjang hulu migas yang semakin kuat, kompetitif, dan mandiri di dalam negeri.

Solar Turbines dan Indoturbine juga menyatakan komitmen untuk terus mendukung peningkatan kapabilitas overhaul di Indonesia. Dukungan dilakukan melalui penerapan standar teknologi, peningkatan kompetensi tenaga kerja, serta pemenuhan kebutuhan operasional KKKS.

Kemampuan melakukan overhaul Taurus 60 di dalam negeri membuat Indonesia tidak hanya memperoleh manfaat dari sisi efisiensi operasional, tetapi juga memiliki peluang memperbesar kapasitas industri nasional.

Fasilitas tersebut diharapkan memberikan efek berganda terhadap perekonomian, mulai dari mendorong pertumbuhan industri pendukung, meningkatkan pemanfaatan tenaga kerja lokal, hingga membuka peluang jasa perawatan mesin untuk pasar regional.

SKK Migas berharap keberhasilan pengembangan fasilitas ini dapat menjadi contoh bagi mitra kerja lainnya untuk meningkatkan investasi dan membangun kemampuan industri penunjang minyak dan gas bumi di Indonesia. (Lip6)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement