Breaking News
Memuat breaking news...

Infrastruktur Sumut Pulih Signifikan, Satgas PRR: 100% Jalan Nasional Kembali Berfungsi

Redaksi
Redaksi
Minggu, 25 Oktober 2026 - 3.53 PM WIB
Infrastruktur Sumut Pulih Signifikan, Satgas PRR: 100% Jalan Nasional Kembali Berfungsi
Muhammad Tito Karnavian, Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera saat di lokasi pascabencana. (Dok Tim Media Satgas PRR)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id): Perbaikan infrastruktur pascabencana di Sumatera Utara menunjukkan kemajuan signifikan. Seluruh 30 ruas jalan nasional yang terdampak telah kembali berfungsi 100 persen.

Demikian laporan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera per Sabtu (24/10/2026).

Untuk jaringan jalan daerah, dari 616 ruas yang terdampak, 607 ruas telah kembali fungsional. Sementara pada jembatan nasional, seluruh 7 jembatan yang terdampak telah berfungsi sepenuhnya. Dari 366 jembatan daerah yang terdampak, 344 jembatan telah dapat digunakan, dan 22 sisanya masih dalam proses perbaikan.

Ketua Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan prioritas pembangunan jembatan permanen untuk menggantikan jembatan darurat yang dibangun saat masa tanggap darurat.

"Yang dipermanenkan adalah jembatan, kemudian jalan-jalan yang saat ini masih bersifat fungsional. Secara fungsional sudah relatif normal. Jalan nasional dan jalan provinsi sudah bisa digunakan, hanya ada satu di Lokop menuju Blangkejeren. Dalam pemulihan nanti yang dipermanenkan adalah jembatan, kemudian jalan-jalan yang saat ini masih bersifat fungsional. Yang masih kurang itu akan dibangun dan dipercepat. BNPB siap, Menteri PU siap, Danantara juga siap," ujar Muhammad Tito Karnavian, Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera.

Kemajuan Pembangunan Jembatan di Sumatera Utara

Selain perbaikan jalan, pembangunan jembatan darurat oleh TNI AD dan Polri terus berjalan:

- Jembatan Bailey: 31 unit — 19 selesai, 12 dalam proses pemasangan.

- Jembatan Armco: 77 unit — seluruhnya telah selesai dibangun.

- Jembatan Perintis/Gantung: 111 unit — 62 selesai, 49 masih dalam proses.

- Oleh Satgas Jembatan Polri: 82 unit Jembatan Perintis — 80 selesai, 2 dalam proses.

Secara keseluruhan, pembangunan jembatan sementara ini menjaga konektivitas antarwilayah yang sebelumnya terputus akibat bencana. Tito menegaskan, jembatan-jembatan ini nantinya akan digantikan oleh jembatan permanen yang dibangun dengan standar ketahanan bencana yang lebih tinggi, sesuai prinsip Build Back Better, Safer, and Sustainable.

Tito Karnavian mengapresiasi kinerja Satgas Jembatan TNI AD dalam mempercepat pemulihan konektivitas di wilayah terdampak bencana. Menurutnya, pembangunan jembatan memberikan dampak langsung terhadap percepatan mobilitas masyarakat serta pemulihan aktivitas ekonomi.

"Kerja Satgas Jembatan sangat luar biasa di lapangan. Kerja riil dan sangat berpengaruh untuk percepatan pemulihan bencana Sumatera," ujar Tito dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Tito menjelaskan, pembangunan jembatan tidak hanya menyambungkan kembali wilayah yang sebelumnya terputus, tetapi juga membuka akses masyarakat menuju sekolah, fasilitas kesehatan, pusat perekonomian, lahan pertanian, serta berbagai layanan publik.

Pemerintah juga terus mempercepat pemulihan layanan dasar lainnya, termasuk listrik, komunikasi, serta hunian sementara bagi pengungsi. Diperkirakan kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatera Utara mencapai Rp30,5 triliun.***

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement