Breaking News
Memuat breaking news...

Inggris Dukung Indonesia Masuk Perdagangan Asia-Pasifik

Redaksi
Redaksi
Kamis, 30 Juli 2026 - 7.57 AM WIB
Inggris Dukung Indonesia Masuk Perdagangan Asia-Pasifik
Pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan UK Trade Commissioner for Asia Pacific Martin Kent di Jakarta.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Pemerintah Inggris kembali menegaskan dukungannya terhadap proses aksesi Indonesia ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP). Dukungan tersebut dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional sekaligus memperluas akses pasar di kawasan Asia-Pasifik.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan UK Trade Commissioner for Asia Pacific Martin Kent di Jakarta. Pertemuan membahas penguatan kemitraan ekonomi kedua negara serta peluang memperluas kerja sama di berbagai sektor strategis.

Airlangga menegaskan, keikutsertaan Indonesia dalam CPTPP merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional di tengah dinamika perdagangan global.

“Keikutsertaan Indonesia dalam CPTPP merupakan bagian dari strategi untuk memperluas akses pasar, memperkuat ketahanan rantai pasok, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambah Menko Airlangga dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2026).

Pemerintah Inggris menilai bergabungnya Indonesia akan semakin memperkuat CPTPP sebagai perjanjian perdagangan berstandar tinggi. Kehadiran Indonesia juga diyakini dapat meningkatkan relevansi kemitraan tersebut di kawasan Indo-Pasifik.

Selain membahas proses aksesi CPTPP, kedua pihak juga meninjau implementasi Indonesia–United Kingdom Economic Growth Partnership (EGP) yang telah ditandatangani pada Januari 2026 sebagai landasan baru penguatan hubungan ekonomi bilateral.

Fokus pada Sektor Strategis

Dalam implementasi EGP, Indonesia dan Inggris sepakat mendorong kerja sama di sejumlah sektor prioritas, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, investasi, energi, hingga transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan.

“Berbagai inisiatif tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi ekonomi kedua negara sekaligus mendukung pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Menko Airlangga.

EGP diharapkan menjadi instrumen penting untuk mempererat hubungan ekonomi kedua negara melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi dunia usaha dan investasi.

Pada kesempatan tersebut, Airlangga juga menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya pemerintahan baru Kerajaan Inggris di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Andy Burnham. Ia berharap hubungan strategis Indonesia dan Inggris semakin erat seiring komitmen kedua negara dalam meningkatkan kerja sama ekonomi.

Pemerintah Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk terus mengakselerasi implementasi EGP sekaligus melanjutkan proses aksesi ke CPTPP. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas akses produk Indonesia ke pasar internasional, memperkuat rantai pasok global, serta membuka peluang investasi yang lebih besar.

Ke depan, implementasi EGP bersama dukungan Inggris terhadap keanggotaan Indonesia di CPTPP diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan hubungan ekonomi kedua negara, khususnya pada sektor investasi, energi, pengembangan sumber daya manusia, dan ekonomi berkelanjutan. (Lip6)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement