Inovasi Technosains Berkelanjutan: Tim PDB Unimed Dorong Kemandirian Ekonomi Desa HasinggaanInovasi Technosains Berkelanjutan: Tim PDB Unimed Dorong Kemandirian Ekonomi Desa Hasinggaan

MEDAN (Waspada.id): Universitas Negeri Medan (Unimed) melalui Hibah Perberdayaan Desa Binaan (PDB) yang dibiayai oleh DPPM Kemendiktisantek tahun 2026 kembali mewujudkan komitmen berdampak nyata dalam tridarma perguruan tinggi, melalui Program PDB tahun ke-2 di Desa Hasinggaan, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir.
Kegiatan yang difokuskan pada penguatan sektor pertanian sirkular dan penciptaan unit usaha baru ini telah mencapai tahap serah terima dan demonstrasi Teknologi Tepat Guna (TTG) yang dilaksanakan pada 17-18 Juli 2026.
Mengusung tema kemandirian ekonomi desa berbasis teknologi dan energi terbarukan, program ini merupakan kelanjutan dari intervensi strategis tahun sebelumnya yang difokuskan pada pemecahan krisis energi dan percepatan pascapanen. Pada tahun kedua ini, tim pengabdi yang diketuai oleh Lisnawaty Simatupang bersama jajaran pakar dari Unimed menitikberatkan pada pemanfaatan limbah hasil panen yang selama ini belum terkelola dengan baik.
Tahapan edukasi dan sosialisasi program telah diinisiasi sejak akhir Mei lalu, guna memberikan pemahaman akademis dan praktis kepada masyarakat terkait potensi limbah pertanian seperti tongkol jagung dan jerami. Puncak antusiasme masyarakat, khususnya dari Kelompok Tani Martumbur-Marlundu-Mekar, terlihat sangat nyata pada saat demonstrasi mesin pencacah sampah organik dan kompos berkapasitas 800-1000 kg/jam. Mesin berdaya tinggi ini diproyeksikan mampu mengolah limbah organik menjadi pupuk Bokashi secara masif, sehingga diharapkan ke depannya mampu menekan tingginya biaya produksi akibat ketergantungan petani terhadap pupuk sintetik.
Selain optimalisasi di sektor pertanian, sentuhan inovasi technosains juga merambah pada sektor budidaya perikanan. Tim PDB turut menyerahkan seperangkat mesin pencetak pelet pakan ikan guna mendukung unit usaha baru yaitu fasilitas kolam budidaya lele yang pengelolaannya diamanatkan kepada Karang Taruna setempat. Penggunaan pakan mandiri berbahan dasar formulasi limbah jagung dan sumber protein lokal ini dirancang untuk mereduksi biaya operasional secara signifikan.
"Integrasi teknologi tepat guna yang diinisiasi oleh akademisi Unimed ini sangat sejalan dengan visi strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang adaptif. Pemanfaatan limbah menjadi pupuk organik dan pakan ternak tidak hanya bernilai ekologis dalam menjaga lingkungan, tetapi bermuara pada efisiensi biaya dan peningkatan omset petani secara komprehensif," tegas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir, Dr. Tumiur Gultom, SP, MP, yang turut hadir meninjau langsung penyerahan dan demonstrasi alat tersebut.
Menjelaskan esensi dan sasaran jangka panjang dari program ini, Dr. Lisnawaty Simatupang, M.Si selaku ketua Tim PDB Unimed memaparkan pendekatan konseptual dari kegiatan tersebut.
"Fokus kami pada tahun kedua ini adalah meletakkan fondasi sistem pertanian sirkular yang terintegrasi. Peralatan TTG yang didistribusikan bukan sekadar instrumen fisik, melainkan wahana edukasi agar Desa Hasinggaan mampu bertransformasi menjadi desa yang mandiri secara ekonomi dan berkelanjutan. Pelatihan dan pendampingan ini adalah katalisator agar kemandirian itu dapat dikelola langsung oleh masyarakat,"
Edukasi operasional ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman teknis warga dalam memaksimalkan potensi desa.
Fase selanjutnya dari program pemberdayaan ini adalah tahapan pendampingan intensif. Tim PDB Unimed beserta mahasiswa pendamping akan terus melakukan pemantauan berkala guna mengukur efektivitas produksi pupuk Bokashi dan pakan ternak, serta mempersiapkan instrumen digitalisasi dan branding untuk memperluas jangkauan pemasaran produk pertanian desa ke ranah e-commerce. Langkah komprehensif ini diyakini mampu menjadi prototipe pemberdayaan masyarakat unggulan yang responsif terhadap dinamika ekonomi lokal khususnya di Kabupaten Samosir.
Akhirnya
Tim Pengabdi PDB untuk pelaksanaan program tahun ke-2 mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada DPPM Kemendiktisaintek untuk dukungan pendanaan hibah PDB tahun 2026 , Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir, seluruh Civitas Unimed untuk dukungan yang diberikan serta berbagai pihak yang membantu program ini dapat terlaksana dengan baik (wsp.id)


























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda