Investor China Jajaki Pengembangan Industri Daur Ulang di Deliserdang, 10.000 Tenaga Kerja akan Terserap

LUBUK PAKAM (Waspada.id): Investor asal China menjajaki rencana pengembangan industri daur ulang di Kabupaten Deliserdang, termasuk pengolahan sampah elektronik menjadi produk bernilai ekonomi. Rencana investasi tersebut dibahas dalam audiensi bersama Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS, Jumat (18/9/26).
Dipertemuan itu, Bupati Asri Ludin Tambunan mengatakan, Deliserdang memiliki potensi besar untuk pengembangan industri, karena didukung posisi sebagai daerah penyangga, luas wilayah, dan konektivitas. Karena ittu, Pemkab Deliserdang siap memberikan kemudahan sesuai ketentuan agar investasi yang masuk dapat segera memberikan dampak bagi perekonomian daerah.
“Deliserdang terus membuka ruang bagi investasi yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui penjajakan industri daur ulang bersama investor asal China,” tutur Asri Ludin.
Ia menambahkan, investasi yang masuk diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.
“Peluang membuka ribuan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi daerah harus kita manfaatkan sebaik-baiknya, namun tetap sesuai aturan yang ada,” tegasnya.

Wakil Bupati Lom Lom Suwondo menambahkan, Deliserdang saat ini memiliki lebih dari 400 pabrik. Dengan luas wilayah dan potensi yang dimiliki, peluang pengembangan sektor industri masih terbuka.
“Kehadiran bapak menjadi peluang bagi tumbuhnya industri di Deliserdang yang bermanfaat bagi perluasan akses kesempatan kerja dan peningkatan ekonomi masyarakat dan daerah,” tutur Lom Lom.
Sementara itu, Siswanto selaku juru bicara investor mengatakan, ketertarikan untuk berinvestasi di didaerah itu didorong komitmen Pemkab Deliserdang dalam mendukung investasi, serta potensi wilayah dan konektivitas yang dimiliki.
“Ada banyak proyek yang mau dijalankan. Sebagian besar mereka fokusnya ke daur ulang. Mereka ingin mengelola sampah elektronik menjadi sesuatu yang berharga,” terangnya.
Salah satu rencana pabrik diperkirakan dapat menyerap 5.000 hingga 10.000 tenaga kerja karena menggunakan sistem produksi manual.
“Selain karena wilayah dan konektivitas, para investor tertarik ke Deliserdang karena komitmen Bupati dan Wakil Bupati yang memberikan kemudahan terhadap investasi,” papar Siswanto.
Audiensi turut dihadiri Kepala Bappedalitbang, Yetti Sembiring; Kepala Dinas DPMPTSP, Rio Laka Dewa; Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Faisal Rahman, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Syahdin Setia Budi Pane; Kepala Dinas Cikataru, Rachmadsyah, Kepala Dinas Kominfostan, Sandra Dewi Situmorang, Leo Widjaja, Guan Xijin, Zhang Kai, serta tokoh masyarakat Tionghoa, Ali Johnson.(id.28)














Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda