Breaking News
Memuat breaking news...

Ismawardi Minta Panitia Nobar Piala Dunia di Halaman Kantor Wali Kota Pisahkan Penonton Pria dan Wanita

Redaksi
Redaksi
Minggu, 19 Juli 2026 - 7.38 PM WIB
Ismawardi Minta Panitia Nobar Piala Dunia di Halaman Kantor Wali Kota Pisahkan Penonton Pria dan Wanita
Anggota DPRK Banda Aceh Ismawardi.(Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BANDA ACEH (Waspada.id): Anggota DPRK Banda Aceh Ismawardi mendukung pelaksanaan nonton bareng (nobar) Piala Dunia yang akan digelar Pemerintah Kota Banda Aceh di halaman Balai Kota Banda Aceh, Senin (20/7/2026) dinhari nanti.

Namun, ia meminta panitia memastikan kegiatan tersebut tetap berjalan sesuai penerapan syariat Islam.

Ismawardi mengatakan hiburan sepak bola seperti Piala Dunia merupakan kegiatan yang hanya berlangsung beberapa tahun sekali dan dapat menjadi ruang kebersamaan masyarakat.

Meski demikian, menurutnya, aturan syariat Islam tetap harus menjadi perhatian selama kegiatan berlangsung.

Ia meminta panitia nobar melakukan pemisahan antara penonton laki-laki dan perempuan. Hal itu dinilai penting agar pelaksanaan kegiatan tidak menimbulkan pelanggaran terhadap ketentuan syariat Islam di Kota Banda Aceh.

“Walaupun hiburan Piala Dunia ini hanya terjadi beberapa tahun sekali, penerapan syariat Islam tidak boleh diabaikan,” ujar Ismawardi.

Selain pemisahan penonton, Ismawardi juga mengingatkan agar kegiatan nobar tidak dimanfaatkan untuk praktik perjudian, seperti taruhan skor pertandingan sepak bola.

Ia meminta panitia memastikan tidak ada aktivitas taruhan selama nobar berlangsung. Pengawasan, kata dia, tidak hanya dilakukan di lokasi yang disediakan Pemerintah Kota Banda Aceh, tetapi juga di tempat lain seperti warung kopi.

“Jangan sampai pelanggar syariat Islam mengambil kesempatan pada malam nonton bareng Piala Dunia,” katanya.

Ismawardi juga meminta Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh melakukan pengawasan terhadap kegiatan nobar di berbagai lokasi.

Pengawasan tersebut diperlukan untuk mencegah adanya pelanggaran syariat Islam maupun praktik perjudian.

Selain itu, Ismawardi mengimbau masyarakat yang hadir agar ikut menjaga kebersihan dengan tidak meninggalkan sampah ditempat dan tidak membuang sampah sembarangan di area lokasi nobar.

“Sebagai warga yang beriman, kita harus saling menjaga kebersihan. Setelah menikmati kegiatan, mari kita pastikan lingkungan tetap bersih dan nyaman untuk bersama,” ujarnya.(id66)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement