Breaking News
Memuat breaking news...

IT Del Dorong Pembelajaran Fisika Eksperimental bagi Guru dan Siswa SMA di Toba

Redaksi
Redaksi
Selasa, 6 Oktober 2026 - 12.46 PM WIB
IT Del Dorong Pembelajaran Fisika Eksperimental bagi Guru dan Siswa SMA di Toba
Tim pelaksana, guru dan siswa berfoto bersama usai mengikuti Pelatihan dan Pendampingan Praktikum Fisika bagi Guru Fisika dan Siswa SMA se-Kabupaten Toba Batch 1 yang digelar IT Del di 29–30 September 2026. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TOBA (Waspada.id): Institut Teknologi Del (IT Del) mendorong penguatan pembelajaran fisika berbasis eksperimen bagi guru dan siswa SMA di Kabupaten Toba melalui pelatihan dan pendampingan praktikum.

Kegiatan bertajuk Pelatihan dan Pendampingan Praktikum Fisika bagi Guru Fisika dan Siswa SMA se-Kabupaten Toba Batch 1 tersebut digelar selama dua hari, 29–30 September 2026, di Laboratorium Fisika Dasar IT Del.

Sebanyak 24 peserta dari enam SMA di Kabupaten Toba mengikuti kegiatan tersebut. Masing-masing sekolah mengirimkan satu guru fisika dan tiga siswa.

Salah satu materi yang diberikan adalah praktikum Jembatan Hidrolik yang berkaitan dengan konsep fluida statis dan Hukum Pascal. Materi tersebut dipandu Alfriska Oktarina Silalahi, dosen Program Studi Teknik Elektro IT Del.

Alfriska mengatakan, praktikum menjadi bagian penting dalam pembelajaran fisika karena membantu peserta didik melihat secara langsung penerapan konsep yang selama ini dipelajari secara teori.

“Melalui praktikum, siswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga dapat melihat bagaimana konsep fisika tersebut bekerja dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun teknologi,” ujar Alfriska lewat rilis berita yang diterima Waspada.id, Selasa (6/10/2026)

Menurutnya, praktikum Jembatan Hidrolik memberikan gambaran sederhana mengenai prinsip kerja sistem hidrolik sekaligus penerapan Hukum Pascal.

Peserta diajak mengamati bagaimana tekanan yang diberikan pada fluida dapat diteruskan dalam suatu sistem. Dengan demikian, konsep yang sebelumnya dipelajari di ruang kelas dapat dipahami melalui pengalaman eksperimen secara langsung.

Alfriska menilai pendekatan tersebut penting untuk menciptakan pembelajaran fisika yang lebih kontekstual dan menarik bagi siswa.

“Eksperimen dapat menjadi jembatan antara teori dan penerapannya. Siswa bisa mengamati, mencoba, kemudian menghubungkan hasil pengamatan dengan konsep fisika yang mereka pelajari,” katanya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan karena masih terdapat keterbatasan fasilitas laboratorium, termasuk alat dan bahan praktikum, di sejumlah sekolah.

Ketua kegiatan PkM, Prima Ria Rumata Panggabean, menjelaskan kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam menghadirkan pembelajaran fisika yang aktif, inovatif dan berbasis eksperimen. Karena itu, IT Del memanfaatkan fasilitas Laboratorium Fisika Dasar untuk memberikan pengalaman praktis kepada guru dan siswa.

Selain praktikum Jembatan Hidrolik, pada hari kedua peserta mengikuti materi Monitoring Alat Pemanas Energi Surya Menggunakan Arduino yang dipandu Iswanti Sihaloho, dosen Program Studi Teknik Manajemen Rekayasa IT Del.

Materi tersebut mengintegrasikan konsep termodinamika dengan teknologi mikrokontroler. Peserta diperkenalkan pada cara memonitor parameter sistem pemanas berbasis energi surya menggunakan Arduino. Kegiatan itu sekaligus memperlihatkan keterkaitan antara fisika, elektronika, sistem monitoring dan pemanfaatan energi terbarukan. Selama pelaksanaan, peserta dari enam sekolah menunjukkan antusiasme mengikuti materi dan praktikum.

Berdasarkan evaluasi awal tim pelaksana, guru maupun siswa memberikan respons positif terhadap kegiatan tersebut.

Pelatihan ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan praktikum di laboratorium, tetapi dapat memberikan tambahan pengalaman bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran fisika di sekolah masing-masing.

IT Del juga berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan dengan topik praktikum yang lebih beragam sehingga dapat menjangkau lebih banyak guru dan siswa SMA di Kabupaten Toba. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi IT Del dalam memperkuat pembelajaran sains di tingkat sekolah menengah sekaligus membuka ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah.

Selain guru dan siswa, kegiatan PkM tersebut juga menjadi sarana bagi dosen dan mahasiswa IT Del untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat.

Kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Praktikum Fisika bagi Guru Fisika dan Siswa SMA se-Kabupaten Toba Batch 1 mendapat dukungan pendanaan Hibah Internal Pengabdian kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IT Del Tahun 2026. (Id52)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement