Breaking News
Memuat breaking news...

Jadi Pembina Apel, Asisten III Setdako Binjai Tekankan Pemko Binjai Dorong Penguatan Ketenagakerjaan

Redaksi
Redaksi
Senin, 31 Agustus 2026 - 12.12 PM WIB
Jadi Pembina Apel, Asisten III Setdako Binjai Tekankan Pemko Binjai Dorong Penguatan Ketenagakerjaan
Asisten III Setdako Binjai Drs. Eka Edi Saputra, M.M., Senin (31/8). Waspada.id/Sri Masanah Ginting
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BINJAI (Waspada.id): Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Binjai, Drs. Eka Edi Saputra, M.M., bertindak sebagai pembina Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara Pemerintah Kota Binjai yang digelar di Lapangan Apel Pemko Binjai, Senin (31/8).

Apel yang dipimpin Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian dan Perdagangan Kota Binjai tersebut diikuti para Staf Ahli Wali Kota, para Asisten Setdako Binjai, para pimpinan perangkat daerah (OPD), para camat, lurah, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Binjai.

Membacakan sambutan Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.AP., Eka Edi Sahputra menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh anggaran dan program, tetapi juga kualitas sumber daya manusia, integritas, kedisiplinan, serta kolaborasi lintas sektor. Ia juga mendorong penguatan sektor ketenagakerjaan, perindustrian, dan perdagangan, termasuk peningkatan kompetensi tenaga kerja, perluasan kesempatan kerja, perlindungan pekerja rentan, pengembangan industri kecil dan menengah, serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Dalam konteks ketenagakerjaan, pemerintah daerah terus didorong untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga kerja, memperluas kesempatan kerja, menekan angka pengangguran, serta memperkuat perlindungan dan jaminan sosial bagi pekerja, khususnya tenaga kerja rentan. Ia menyebutkan, pada 2025 dan 2026, Pemerintah Kota Binjai melalui Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian dan Perdagangan telah memfasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 5.000 tenaga kerja rentan.

"Diharapkan jumlah ini dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. Oleh sebab itu, dukungan dan peran aktif seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Binjai juga dibutuhkan, termasuk dengan mendaftarkan pekerja mandiri yang bekerja di rumah atau menjalankan usaha secara mandiri agar dapat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Pada sektor perindustrian, pemerintah juga diminta terus mendorong perkembangan industri kecil dan menengah serta pelaku usaha lokal agar semakin produktif, inovatif, dan memiliki daya saing.

Sementara itu, pada sektor perdagangan, pemerintah perlu memastikan kelancaran distribusi barang, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta menciptakan iklim perdagangan yang sehat. Stabilitas harga bahan pokok, kata dia, merupakan salah satu indikator kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Eka Edi Saputra menyampaikan sejumlah arahan terkait pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang berlangsung pada Agustus hingga November 2026. Pelaksanaan BIAS diharapkan dapat mencapai target cakupan imunisasi bagi anak usia sekolah di Kota Binjai.

Kepada Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai, ia meminta agar memfasilitasi dan mendukung pelaksanaan BIAS di seluruh SD/sederajat se-Kota Binjai, dengan memastikan seluruh sasaran, khususnya siswa kelas 1, kelas 2, dan kelas 5, memperoleh imunisasi sesuai ketentuan. Imunisasi tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan terhadap sejumlah penyakit, seperti campak, rubela, difteri, dan tetanus, serta pencegahan kanker leher rahim.

Selanjutnya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai bersama seluruh unit pelaksana teknis (UPT) puskesmas diminta memastikan pelayanan imunisasi di seluruh SD/sederajat berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan terkoordinasi. Pelaksanaan juga harus menggunakan data sasaran yang diperoleh dari Dinas Pendidikan.

Kepada para camat dan lurah se-Kota Binjai, ia meminta agar aktif menginformasikan dan menyosialisasikan pentingnya imunisasi bagi anak usia sekolah kepada masyarakat. Selain itu, anak usia sekolah yang tidak bersekolah juga perlu diarahkan untuk mendapatkan imunisasi melalui posyandu, puskesmas, maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

"Imunisasi adalah investasi kesehatan untuk masa depan anak-anak kita. Imunisasi melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya, aman, dan gratis. Imunisasi hari ini adalah perlindungan untuk hari esok. Mari kita bersama-sama memastikan anak-anak Kota Binjai tumbuh sehat, kuat, dan siap menjadi generasi penerus yang berkualitas," tutupnya.(id25)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement