Breaking News
Memuat breaking news...

Jaga Akuntabilitas Riset, Universitas Asahan Gelar Monev Hibah Kemdiktisaintek 2026

Redaksi
Redaksi
Kamis, 27 Agustus 2026 - 3.23 PM WIB
Jaga Akuntabilitas Riset, Universitas Asahan Gelar Monev Hibah Kemdiktisaintek 2026
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Asahan menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal bagi penerima Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun Anggaran 2026 di Medan, Rabu (26/8). Langkah ini diambil guna menjamin transparansi, akuntabilitas, serta kualitas luaran penelitian yang didanai negara.

Kegiatan ini melibatkan pemantauan terhadap tiga judul penelitian yang diketuai oleh Dr. Khairun Nisa, S.Pd., M.Pd., Dian Puspitasari, S.Kel., M.Si., serta Syafrizal Hasibuan, S.P., M.P. bersama Intan Zahar, S.Si., M.Si. Sementara itu, satu judul Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dipimpin oleh Dr. Moraida Hasanah, S.Si., M.Si.

Dalam proses monev tersebut, para ketua peneliti memaparkan perkembangan pelaksanaan, penggunaan anggaran, serta draf luaran wajib seperti publikasi jurnal ilmiah bereputasi dan buku. Penilaian dilakukan oleh tim reviewer ahli yang ditunjuk secara resmi, yaitu Prof. Dr. Ir. A. Rafiqi Tantawi, MS, dan Dr. Nelvitia Purba, S.H., M.Hum., yang memberikan masukan substantif serta solusi kendala teknis.

Ketua LPPM Universitas Asahan, Dr. Rumondang, S.Pi., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pengawasan administratif, melainkan wadah pembinaan akademis.

“Kita ingin memastikan dana hibah Kemdiktisaintek melahirkan riset berkualitas tinggi yang berdampak nyata, sekaligus meningkatkan skor Sinta institusi melalui luaran wajib maupun tambahan serta mendorong dosen lain untuk mengusulkan proposal tahun depan,” ujarnya.

Penilaian berfokus pada metodologi, keabsahan data, kemajuan capaian, hingga kesiapan publikasi. Seluruh berkas dan hasil evaluasi akan divalidasi serta diunggah terintegrasi melalui platform BIMA Kemdiktisaintek.

Diharapkan melalui monev ini, peneliti dapat menyempurnakan sisa tahapan dan menyelesaikan laporan tepat waktu demi mendukung ekosistem riset nasional yang inovatif, berdaya saing, dan akuntabel.(id39)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement