Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Bupati JTP Dorong Pendidikan Berintegritas di Taput

TARUTUNG (Waspada.id): Upaya memperkuat integritas dan kepastian hukum di lingkungan pendidikan terus didorong Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Hal itu ditandai dengan keikutsertaan Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara Naungan Harahap dalam peluncuran program “Jaksa Sahabat Pendidik”, Selasa (6/10).
Kegiatan yang digagas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tersebut diikuti secara daring melalui Zoom Meeting dari Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara. Sementara peluncuran secara luring dipusatkan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan.
Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara, para kepala daerah se-Sumatera Utara, jajaran Kejaksaan, serta Dinas Pendidikan dari berbagai kabupaten/kota.
Program “Jaksa Sahabat Pendidik” menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara aparat penegak hukum dan insan pendidikan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang aman, kondusif, dan berintegritas.
Kehadiran program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman hukum, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran di lingkungan pendidikan.
Melalui program tersebut, para pendidik dan satuan pendidikan diharapkan memperoleh edukasi mengenai hukum, pencegahan tindak pidana, nilai-nilai antikorupsi, serta pentingnya tata kelola pendidikan yang transparan dan bertanggung jawab.
Selain itu, program ini diarahkan untuk mencegah maladministrasi maupun penyalahgunaan kewenangan dalam penyelenggaraan pendidikan, sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
Sebagai bentuk penguatan sinergi, rangkaian peluncuran juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara pemerintah daerah dan jajaran Kejaksaan.
Kerja sama tersebut diharapkan menjadi pijakan dalam membangun komunikasi, koordinasi, pendampingan, serta pengawalan terhadap penyelenggaraan pendidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Pemkab Tapanuli Utara menyambut baik program tersebut dan berharap implementasinya dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Kejaksaan, serta dunia pendidikan.
Dengan kolaborasi tersebut, pendidikan di Tapanuli Utara diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, memahami hukum, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas. (id31)


















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda