Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Jalan Lintas Sangkalan Abdya Berlubang Parah, Ancam Keselamatan Pengendara

Redaksi
Redaksi
Jumat, 30 Oktober 2026 - 3.44 PM WIB
Jalan Lintas Sangkalan Abdya Berlubang Parah, Ancam Keselamatan Pengendara
Kondisi jalan lintas Sangkalan di perbatasan Kecamatan Susoh dan Blangpidie, Abdya, dipenuhi lubang besar yang membahayakan pengendara. (Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BLANGPIDIE (Waspada.id): Kerusakan parah melanda ruas jalan lintas Sangkalan, tepatnya di perbatasan Desa Meunasah, Kecamatan Susoh, dengan Desa Keude Paya, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Lubang-lubang besar di badan jalan, menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan.

Kondisi tersebut semakin memprihatinkan, karena ruas jalan itu setiap hari dilintasi kendaraan berat pengangkut material batu gajah, untuk pembangunan tanggul pemecah ombak, di pesisir Desa Kedai Palak Kerambil.

Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, aktivitas truk bermuatan berat, dikhawatirkan mempercepat kerusakan jalan, yang hingga kini belum tertangani secara optimal.

Zaini, salah seorang pengendara, Jumat (30/10), mengatakan, kondisi jalan tersebut sudah sangat mengkhawatirkan. Lubang yang tersebar di badan jalan menjadi kendala serius, terutama bagi pengendara sepeda motor. "Kalau musim panas, jalan berdebu. Saat hujan, lubang-lubang dipenuhi air, sehingga sulit diperkirakan kedalamannya," ujarnya.

Kondisi ini membutuhkan respons segera, dari pemerintah daerah dan instansi teknis terkait. Apalagi, ruas tersebut merupakan akses masyarakat yang tetap digunakan, untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Pemerintah Kabupaten Abdya, diharapkan segera melakukan pemeriksaan lapangan dan memastikan langkah penanganan, sesuai status serta kewenangan jalan.

Pembangunan tanggul pemecah ombak memang penting, untuk melindungi kawasan pesisir. Namun, keselamatan masyarakat yang menggunakan akses jalan pendukung pekerjaan tersebut tidak boleh diabaikan.

Jangan sampai pembangunan infrastruktur berjalan, sementara kerusakan akses jalan, justru dibiarkan menjadi ancaman bagi pengguna jalan.(id82)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement