Jalan Penghubung Kembali Terbuka, Warga Lawe Hijo dan Kuning I Bisa Bernapas Lega


KUTACANE (Waspada.id): Kabar lega datang dari Aceh Tenggara. Dua ruas jalan yang sebelumnya lumpuh total akibat banjir, yakni Jalan Nasional Kutacane-Medan di Desa Kuning I dan Jalan Kecamatan di Desa Lawe Hijo yang menghubungkan Desa Pinding, kini sudah kembali bisa dilalui kendaraan, Jumat (30/10).
Sebelumnya, kedua ruas jalan tersebut tertutup material banjir dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
"Jalan kecamatan Desa Lawe Hijo yang menghubungkan Desa Pinding sudah bisa dilalui. Begitu juga Jalan Nasional di Desa Kuning I," ujar Bas, Jaino dan sejumlah warga lainnya.
Meski sudah bisa dilalui kendaraan roda dua, roda empat hingga roda enam sejak Kamis sore, sisa-sisa banjir masih terlihat. Tumpukan bebatuan, kayu, dan lumpur masih menutupi beberapa titik jalan dan rumah warga.
Saat kejadian, warga mengaku diliputi kecemasan. Mereka khawatir terbawa arus luapan Sungai Lawe Kinga, Sungai Lawe Kisam, dan Sungai Lawe Bulan.
"Rumah-rumah penduduk masih dipenuhi lumpur. Waktu kejadian kami sangat waswas," tutur warga.
Kini, meski air sudah surut dan akses jalan kembali lancar, rasa khawatir belum sepenuhnya hilang. Warga masih dihantui potensi banjir susulan, mengingat cuaca di Aceh Tenggara masih berpotensi hujan lebat.
"Semoga Aceh Tenggara tidak lagi dilanda bencana," harap warga.(id80)
Berita Terkait











































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda