Jalan Perbatasan Samosir-Humbahas Mulai Dibangun, Anggaran Capai Rp27,6 MiliarJalan Perbatasan Samosir-Humbahas Mulai Dibangun, Anggaran Capai Rp27,6 Miliar

SAMOSIR (Waspada.id): Pembangunan infrastruktur jalan di wilayah perbatasan Kabupaten Samosir dan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mulai direalisasikan. Bupati Samosir Vandiko T. Gultom meninjau progres pembangunan ruas Gotting–Janji Raja di Desa Holbung–Janji Raja, Kecamatan Sitio-tio, Senin (24/8).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana. Ruas jalan ini dinilai strategis karena menjadi salah satu akses penghubung masyarakat di kawasan perbatasan Samosir dan Humbahas.
Pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat di sekitar kawasan perbatasan.
Bupati Samosir Vandiko Gultom menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution serta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas dukungan dalam merealisasikan pembangunan jalan yang telah lama dinantikan masyarakat.
“Pembangunan jalan ini merupakan dambaan masyarakat yang telah lama dinantikan sejak diambil alignment penanganannya oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tahun 2018 yang lalu. Dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, harapan masyarakat kini mulai terwujud,” ujar Vandiko.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kualitas jalan, tetapi juga memiliki dampak terhadap aktivitas perekonomian masyarakat.
Dengan akses jalan yang semakin baik, diharapkan distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, waktu tempuh antardaerah dapat dipangkas, serta akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik semakin mudah.
“Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat membuka peluang investasi, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan publik, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatera Utara,” katanya.
Perwakilan masyarakat Kecamatan Sitio-tio, Pantas Marroha Sinaga, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Samosir atas terealisasinya pembangunan jalan tersebut.
Menurutnya, pembangunan jalan ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, dalam menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan.
“Jalan ini sudah lama kami harapkan. Kami berterima kasih karena pembangunan akhirnya dapat direalisasikan,” ujar Pantas.
Sementara itu, pelaksana proyek dari PT Viola, Jefri Sitanggang, menjelaskan bahwa pembangunan jalan tersebut bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sekitar Rp27,6 miliar.
“Pembangunan jalan berupa pelebaran dan pengaspalan sepanjang 5 kilometer. Diperkirakan pekerjaan akan tuntas pada akhir tahun 2026,” jelas Jefri.
Dengan terealisasinya pembangunan tersebut, masyarakat berharap akses transportasi antara Samosir dan Humbahas semakin lancar. Selain memperkuat konektivitas, keberadaan jalan ini juga diharapkan mampu mendorong aktivitas perdagangan, pertanian dan sektor ekonomi lainnya di kawasan perbatasan. (id53)



























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda