Breaking News
Memuat breaking news...

Jalan Provinsi Blangkejeren–Terangun Putus Total, DPRD Gayo Lues Desak Penanganan Serius

Redaksi
Redaksi
Senin, 12 Oktober 2026 - 9.13 AM WIB
Jalan Provinsi Blangkejeren–Terangun Putus Total, DPRD Gayo Lues Desak Penanganan Serius
Jalan Provinsi penghubung Blangkejeren–Terangun amblas dan putus total sejak bencana banjir 26 November 2025 lalu. Foto diambil Senin (12/10/26).Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BLANGKEJEREN (Waspada.id): Jalan Provinsi penghubung Blangkejeren–Terangun amblas dan putus total setelah diterjang banjir, sehingga kendaraan roda dua maupun empat tidak dapat melintas.

Kondisi ini terjadi tepat setahun pasca banjir bandang pada 26 November 2025, namun hingga kini belum ada penanganan serius dari Pemerintah Provinsi Aceh.

Jalan ini merupakan jalur vital yang menghubungkan Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara menuju Banda Aceh, baik untuk urusan pemerintahan, ekonomi, maupun rujukan pasien ke rumah sakit di ibu kota provinsi.

Ketua Komisi 1 DPRD Gayo Lues dari Partai Demokrat, H. Ibnu Hasyim

Menanggapi situasi tersebut, Ketua Komisi 1 DPRD Gayo Lues dari Partai Demokrat, H. Ibnu Hasyim, menyampaikan keprihatinan mendalam. "Jalan ini urat nadi masyarakat. Jika terputus, akses ekonomi dan pelayanan kesehatan terhambat. Saya meminta Gubernur Aceh dan Bupati Gayo Lues segera turun tangan sebelum keluhan warga tersebar luas di media sosial dan merusak wibawa pemerintah," ujarnya kepada Waspada.id, Senin (12/10/26).

Ia juga menyoroti kondisi jalan alternatif jurusan Simpang Kampus PSDKU USK Blangnangka–Kampung Akul–Padang dan Terangun yang juga belum tertangani dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten, padahal tersedia alokasi dana dari pemerintah pusat untuk tahun 2026.

"Kami berharap ada langkah konkret segera. Masyarakat tidak bisa terus menunggu tanpa kepastian," tegas H. Ibnu Hasyim.(id03)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement