Jelang APBD 2027, Warga Puncak Sorik Marapi Harap Jalan Sentra Produksi Diperbaiki

HUTANAMALE (Waspada.id): Jelang pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027, warga Dusun Hutanamale Julu, Desa Hutanamale, serta ratusan kepala keluarga se-Kecamatan Puncak Sorik Marapi, meminta Bupati dan DPRD Mandailing Natal meninjau dan mengalokasikan perbaikan jalan menuju sentra produksi pertanian daerah tersebut.
Jalan sepanjang sekitar 3 kilometer itu dilalui ratusan warga setiap hari. Di kawasan ini terdapat kebun kopi seluas 300 hektare, di mana sekitar 30 hektare saat ini sedang masa panen. Sejak masa jabatan Bupati H. Amru Daulay berakhir, tidak ada lagi anggaran pemerintah untuk perawatan jalan tersebut. Warga kini mengandalkan swadaya, bahkan kerap mendapat bantuan dari warga Hutanamale yang bermukim di Kota Medan.

"Selama ini perbaikan jalan dilakukan secara patungan. Jika menunggu anggaran, kami kesulitan," ujar Muhammad Nasution, Selasa (15/9) di lokasi.

Nurhayati, warga Kecamatan Puncak Sorik Marapi, menyampaikan hal serupa. "Suka tidak suka, kami harus patungan. Menunggu belum tentu datang, sementara jalan butuh perbaikan terus-menerus," katanya. Ia berharap Ketua DPRD Mandailing Natal H. Erwin Efendi Lubis, S.H., dapat turun langsung melihat kondisi jalan tersebut.

Kepala Desa Hutanamale Ahmad Husein membenarkan warga telah berupaya memperbaiki jalan secara gotong royong, termasuk membeli semen dan pasir secara mandiri. Berbagai usulan pengalokasian anggaran telah diajukan, namun hingga kini belum terealisasi.
"Kami tetap berharap pada APBD 2027, jalan ini akhirnya mendapat perhatian pemerintah daerah," ungkap Ahmad.(id39)














Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda