Jelang Hari Pelanggan Nasional, PLN UIP SBU Perkuat Komitmen Percepatan Penyelesaian PLTA PeusanganJelang Hari Pelanggan Nasional, PLN UIP SBU Perkuat Komitmen Percepatan Penyelesaian PLTA Peusangan

TAKENGON (Waspada.id): Menjelang peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) memperkuat komitmen dalam memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan sesuai target, salah satunya melalui percepatan penyelesaian PLTA Peusangan 1&2 di Aceh Tengah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui site visit General Manager PLN UIP SBU Rizki Aftarianto ke sejumlah area kritikal proyek pada 23–24 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memonitor progres secara langsung, mengidentifikasi tantangan di lapangan, serta memastikan langkah penyelesaian proyek dapat berjalan sesuai milestone yang telah ditetapkan.
Dalam kunjungan tersebut, GM PLN UIP SBU didampingi SRM OK 2 Rizal Hikmahtiar, MUPP SBU 2 Irsyad Ardhi, MSB Dalpro OK 2 Imam Firdaus, serta Asman Dalkonrisk OK 2 Samuella Fernandez Sihotang.
Turut hadir para stakeholder proyek, di antaranya Team Leader Konsultan Nippon Koei Associates Tamotsu Kiyuna beserta penerusnya H. Kato dan Project Director T. Kodama, Construction Manager Hyundai E&C H. W. Lee, serta tim Andritz Hydro GmbH, yaitu Manager Proyek Hendi Ramadhan, Site Manager Tri Suyono, dan Commissioning Coordinator Reji Kumar.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian dalam site visit adalah Diversion Weir yang baru saja memperoleh Izin Pengisian Awal Waduk (IPAW). Dengan diperolehnya izin tersebut, proses awal penggenangan waduk PLTA Peusangan dapat dimulai.
Momentum ini menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian penyelesaian PLTA Peusangan Unit 1 berkapasitas 45 MW, yang ditargetkan dapat terealisasi pada tahun 2026.
Rombongan selanjutnya meninjau Jembatan Menuju Surge Tank yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025. Saat ini, pekerjaan di lokasi tersebut telah memasuki tahap akhir dengan menyisakan pekerjaan backfilling dan pavement.
Jembatan tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung kegiatan monitoring selama proses komisioning, termasuk pekerjaan perbaikan leakage pada manhole penstock.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Switchyard Unit 1 dan Power House Unit 1 untuk melihat secara langsung progres repeat pre-commissioning. Tahapan tersebut ditargetkan dapat diselesaikan pada 9 September 2026, sebelum memasuki tahapan wet commissioning dan rangkaian kesiapan menuju operasi PLTA Peusangan Unit 1.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, para stakeholder proyek turut menyampaikan perkembangan pekerjaan dan kondisi terkini di lapangan kepada jajaran PLN. Penyampaian tersebut menjadi bagian penting dalam evaluasi bersama untuk memastikan setiap pekerjaan kritikal dapat ditindaklanjuti sesuai prioritas.
“Kami menyampaikan progres dan kondisi terkini pekerjaan di lapangan, termasuk beberapa pekerjaan yang masih menjadi perhatian. Koordinasi dengan PLN dan seluruh pihak terkait akan terus dilakukan untuk memastikan setiap tahapan dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Tamotsu Kiyuna.
Selain memonitor kesiapan Unit 1, kunjungan juga dilakukan pada Workshop Lot II Metal Works untuk melihat kesiapan material penstock bagi PLTA Peusangan Unit 2.
Rombongan kemudian meninjau Power House Unit 2 yang telah menyelesaikan pekerjaan konstruksi dan saat ini menunggu penyelesaian pekerjaan Metal Works untuk dapat dilanjutkan ke tahapan pengujian.
Monitoring pada kedua unit tersebut menjadi bagian dari upaya PLN untuk memastikan seluruh pekerjaan kritikal mendapatkan perhatian dan tindak lanjut yang terukur.
Pada 24 Agustus 2026, rangkaian site visit dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi bersama seluruh stakeholder proyek, termasuk konsultan dan kontraktor.
Rapat membahas perkembangan pekerjaan, kendala yang masih dihadapi, kebutuhan percepatan, serta kesiapan tahapan menuju operasi PLTA Peusangan Unit 1. Rapat koordinasi ini sekaligus menjadi forum untuk menyelaraskan kembali milestone, tanggung jawab, serta langkah tindak lanjut masing-masing pihak agar seluruh pekerjaan dapat bergerak sesuai target.
Menanggapi progres dan tantangan yang masih terdapat di lapangan, GM PLN UIP SBU Rizki Aftarianto menegaskan pentingnya komitmen bersama seluruh stakeholder dalam mengawal penyelesaian proyek.
“Kita harus memiliki komitmen yang sama untuk menyelesaikan setiap pekerjaan sesuai target. Setiap kendala harus segera diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama. Milestone yang sudah ditetapkan harus kita kawal secara konsisten, sehingga tahapan menuju operasi PLTA Peusangan Unit 1 dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Rizki.
Menurut Rizki, percepatan penyelesaian proyek merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang mendukung keandalan pasokan listrik dan pelayanan terbaik bagi pelanggan, khususnya menjelang momentum Hari Pelanggan Nasional.
Sebagai tindak lanjut dari hasil site visit dan rapat koordinasi, PLN UIP SBU akan terus memperkuat monitoring serta pengawalan terhadap milestone proyek bersama seluruh stakeholder. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pekerjaan kritikal memiliki tindak lanjut yang jelas dan dapat diselesaikan sesuai target.
MUPP SBU 2, Irsyad Ardhi, menegaskan kesiapan PLN untuk mengawal seluruh tahapan tersebut secara konsisten hingga target penyelesaian tercapai.
“Kami akan terus mengawal setiap milestone yang telah ditetapkan, memastikan progres di lapangan sesuai dengan rencana, serta mengawal penyelesaian setiap pekerjaan yang masih menjadi tantangan. Koordinasi dan monitoring akan terus diperkuat agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai yang telah ditetapkan,” ujar Irsyad.
Melalui site visit, monitoring progres, dan penguatan koordinasi bersama seluruh stakeholder, PLN UIP SBU terus memastikan pembangunan PLTA Peusangan 1&2 dapat diselesaikan secara optimal. Kehadiran pembangkit berbasis energi terbarukan ini diharapkan turut mendukung keandalan sistem kelistrikan serta pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera, sekaligus menjadi bagian dari upaya PLN menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin andal bagi pelanggan. (id09)


























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda