Jelang Porprovsu, KONI Sumut Tinjau Venue di Deliserdang, Sejumlah Fasilitas Siap Dibenahi Jelang Porprovsu


LUBUK PAKAM (Waspada.id): Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara meninjau dan mematangkan persiapan sejumlah venue pertandingan di Kabupaten Deliserdang yang direncanakan menjadi lokasi pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) Tahun 2026, Rabu (9/9/26).
Peninjauan dipimpin Ketua Umum KONI Sumatera Utara Kolonel (Purn) H. Hatunggal Siregar bersama jajaran, Kepala Dina Budporapar Deliserdang Yudy Himawan, pengurus KONI Deliserdang, Dinas Budporapar Deliserdang dan sejumlah pengurus cabang olahraga (Cabor)
Sejumlah venue cabor yang menjadi fokus peninjauan meliputi sepak bola, voli pasir, tenis meja dan drumband. Porprovsu sendiri dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 15 November 2026.

Ketua Umum KONI Sumut, Kolonel (Purn) H. Hatunggal Siregar, mengatakan kedatangannya ke Deliserdang merupakan tindak lanjut hasil survei awal yang telah dilakukan tim KONI Sumut, sekaligus hasil koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Deliserdang.
Menurut Hatunggal, Deliserdang dipilih sebagai salah satu daerah pelaksanaan pertandingan karena memiliki sejumlah sarana olahraga yang dinilai telah cukup siap dan hanya membutuhkan pembenahan pada beberapa bagian.
“Kami datang untuk memastikan langsung hasil survei tim sebelumnya. Secara prinsip, venue yang ada sudah cukup memadai. Kalau ada kekurangan, sifatnya hanya pembenahan kecil agar sesuai dengan kebutuhan pertandingan,” kata Hatunggal.
Hatunggal menyebutkan, KONI Sumut juga telah menyampaikan surat kepada sejumlah daerah yang akan menjadi lokasi pertandingan Porprovsu, termasuk Kabupaten Deliserdang, Kota Medan, Kota Binjai dan daerah lainnya.
"Peninjauan kita lakukan untuk memastikan kesiapan masing-masing venue sebelum nantinya seluruh Ketua KONI kabupaten dan kota di Sumatera Utara dikumpulkan dalam rapat koordinasi," paparnya.
Langkah tersebut, tambahnya, diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada para peserta dan kontingen untuk mengetahui lebih awal lokasi pertandingan, serta mempercepat proses adaptasi terhadap venue yang akan digunakan.
Wakil ketua II Koni Sumut, Prof.
Dr. Indra Kasih, sekaligus bidang pertandingan menyampaikan beberapa hal dalam venue untuk persiapan terutama voli pasir yang butuh penggantian pasir.
"Kondisi pasir saat ini sudah mengalami perubahan dan sebagian telah menyerupai tanah, sehingga tidak lagi ideal untuk digunakan dalam pertandingan.Nanti menggunakan pasir laut," sebut Prof.Indra Kasih.
Selain penggantian pasir, fasilitas pendukung seperti kamar mandi juga menjadi perhatian. Ketersediaan air dinilai penting bagi atlet voli pasir untuk membersihkan tubuh dari pasir setelah pertandingan.
Pengurus cabang olahraga juga mengusulkan pembangunan shower atau keran air di luar kamar mandi agar atlet dapat membilas tubuh sebelum masuk ke ruang ganti.
Begitu juga akses menuju lapangan turut menjadi bagian dari rencana pembenahan. Sehingga akses atlet, ofisial dan perangkat pertandingan menuju venue menjadi lebih baik.
Dijelaskan Indra, kebutuhan pendukung lainnya adalah kursi penonton dan tenda. Sedikitnya dibutuhkan dua tenda untuk pemain dan dua tenda lainnya bagi perangkat pertandingan.
Sementara itu, venue tenis meja di GOR Lubukpakam juga menjadi perhatian dalam rapat koordinasi.
Beberapa persoalan yang dibahas antara lain masuknya sinar matahari ke dalam arena yang dapat menyebabkan silau dan mengganggu konsentrasi atlet. Termasuk penerangan di dalam GOR yang perlu ditambah.
"Kamar mandi juga menjadi perhatian kita agar jangan ada yang tersumbat, " ujar Prof. Indra, seraya menyebutkan, pemasangan tanda dan penunjuk arah venue juga menjadi perhatian agar tidak terjadi kesalahan jalur selama pertandingan berlangsung.
Selain sarana pertandingan, pembahasan juga diarahkan pada penataan kawasan sekitar venue, termasuk kemungkinan pelibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Perwakilan cabor sepak bola menyampaikan bahwa secara umum Stadion Baharoeddin Siregar dinilai layak untuk digunakan sebagai venue pertandingan.

Pembenahan yang dibutuhkan terutama berada pada area lapangan, khususnya kondisi rumput dan sejumlah peralatan pertandingan.
Sementara fasilitas di dalam stadion, seperti bangku pemain, ruang wasit dan ruang pemain, dinilai telah tersedia.
Dengan sejumlah pembenahan yang telah dipetakan, KONI Sumut berkeyakinan venue-venue di Kabupaten Deliserdang dapat memenuhi kebutuhan teknis pertandingan dan memberikan kenyamanan bagi atlet, ofisial maupun masyarakat yang akan menyaksikan pelaksanaan Porprovsu 2026.
Kepala Dinas Budporapar Delierdang, Yudy Hilmawan, mengatakan pihaknya siap melakukan koordinasi dalam mempersiapkan venue pertandingan yang berada di wilayah Deliserdang.
Selain kesiapan fasilitas olahraga, pemerintah daerah juga membahas kebutuhan pendukung lainnya, seperti pengamanan, pengaturan lalu lintas dan dukungan instansi terkait selama pertandingan berlangsung.
Yudy menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Satpol PP dan Dinas Perhubungan DelisetdangJe
Terlihat hadir mendampingi, Sekretaris Dinas Budporapar, Ahmad Turmuji, Sekretaris Umum KONI Deliserdang, Wildan D Hasibuan, Bendahara Umum KONI Deliserdang Rinaldi Samosir dan pejabat dinas terkait. (id.28/syahril)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda