Jembatan Garuda Putih, Mahasiswa KKN Unimal: Simbol Harapan Baru SaweukJembatan Garuda Putih, Mahasiswa KKN Unimal: Simbol Harapan Baru Saweuk

ACEH UTARA (Waspada.id): Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Malikussaleh Kelompok 37, menilai jembatan garuda putih merupakan simbol harapan baru bagi Gampong Saweuk, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Kelompok 37 KKN-PPM Unimal, Abdul Mansur Hasibuan kepada Waspada.id, Selasa (4/8/26) siang.
“Kami kemarin, Senin (3/8/26), ikut serta dalam kegiatan peresmian Jembatan Garuda Putih di Gampong Saweuk, yang dihadiri langsung oleh Komandan Korem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran, bersama jajaran pemerintah dan masyarakat. Di mata kami, jembatan ini adalah simbol harapan bagi warga gampong tersebut,” katanya.
Jembatan Garuda Putih bukan sekadar infrastruktur baru, melainkan tanda kebangkitan setelah banjir besar tahun lalu merusak akses vital gampong (desa). Kini, jembatan ini berdiri kokoh sebagai penghubung mobilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi, dan membuka kembali ruang interaksi sosial masyarakat Saweuk.
Proses pembangunan jembatan melibatkan gotong royong masyarakat, menjadikannya bukan hanya proyek fisik, tetapi juga simbol solidaritas gampong. Dalam sambutannya, Brigjen TNI Ali Imran menegaskan bahwa jembatan ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah, aparat, dan rakyat dalam membangun kembali kehidupan pascabencana.
Kehadiran mahasiswa KKN-PPM Kelompok 37 menambah warna dalam peresmian tersebut. Mereka melihat langsung bagaimana pembangunan gampong bukan hanya teori, melainkan praktik nyata yang lahir dari kerja sama dan kepedulian.
Dengan berdirinya Jembatan Garuda Putih, masyarakat Saweuk kini menatap masa depan dengan optimisme baru. Jembatan ini menjadi urat nadi kehidupan gampong, menghubungkan harapan, kerja keras, dan cita-cita menuju kesejahteraan yang berkelanjutan. (id70).































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda