Breaking News
Memuat breaking news...

Jembatan Garuda Putih, Mahasiswa KKN Unimal: Simbol Harapan Baru Saweuk

Redaksi
Redaksi
Selasa, 4 Agustus 2026 - 12.29 PM WIB
Jembatan Garuda Putih, Mahasiswa KKN Unimal: Simbol Harapan Baru Saweuk
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Malikussaleh Kelompok 37, foto bersama dengan Komandan Korem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

ACEH UTARA (Waspada.id): Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Malikussaleh Kelompok 37, menilai jembatan garuda putih merupakan simbol harapan baru bagi Gampong Saweuk, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Kelompok 37 KKN-PPM Unimal, Abdul Mansur Hasibuan kepada Waspada.id, Selasa (4/8/26) siang.

“Kami kemarin, Senin (3/8/26), ikut serta dalam kegiatan peresmian Jembatan Garuda Putih di Gampong Saweuk, yang dihadiri langsung oleh Komandan Korem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran, bersama jajaran pemerintah dan masyarakat. Di mata kami, jembatan ini adalah simbol harapan bagi warga gampong tersebut,” katanya.

Jembatan Garuda Putih bukan sekadar infrastruktur baru, melainkan tanda kebangkitan setelah banjir besar tahun lalu merusak akses vital gampong (desa). Kini, jembatan ini berdiri kokoh sebagai penghubung mobilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi, dan membuka kembali ruang interaksi sosial masyarakat Saweuk.

Proses pembangunan jembatan melibatkan gotong royong masyarakat, menjadikannya bukan hanya proyek fisik, tetapi juga simbol solidaritas gampong. Dalam sambutannya, Brigjen TNI Ali Imran menegaskan bahwa jembatan ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah, aparat, dan rakyat dalam membangun kembali kehidupan pascabencana.

Kehadiran mahasiswa KKN-PPM Kelompok 37 menambah warna dalam peresmian tersebut. Mereka melihat langsung bagaimana pembangunan gampong bukan hanya teori, melainkan praktik nyata yang lahir dari kerja sama dan kepedulian.

Dengan berdirinya Jembatan Garuda Putih, masyarakat Saweuk kini menatap masa depan dengan optimisme baru. Jembatan ini menjadi urat nadi kehidupan gampong, menghubungkan harapan, kerja keras, dan cita-cita menuju kesejahteraan yang berkelanjutan. (id70).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement