Breaking News
Memuat breaking news...

Jembatan Penghubung Di Nias Utara Terus Dibangun, Akses Warga Segera Pulih

Redaksi
Redaksi
Minggu, 16 Agustus 2026 - 12.15 PM WIB
Jembatan Penghubung Di Nias Utara Terus Dibangun, Akses Warga Segera Pulih
Minggu (16/8), upaya memulihkan akses masyarakat di tiga desa di Nias Utara melalui Program Bakti TNI pasca jembatan gantung di Desa Mazingo, Kecamatan Alasa Talumuzoi, rusak dihantam banjir bandang.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

NIAS UTARA (Waspada.id): Upaya memulihkan akses masyarakat di tiga desa di Kabupaten Nias Utara terus dilakukan melalui Program Bakti TNI. Pembangunan jembatan gantung di Desa Mazingo, Kecamatan Alasa Talumuzoi, kembali dilanjutkan pada Minggu (16/8/2026) setelah jembatan penghubung di wilayah tersebut rusak akibat diterjang banjir bandang.

Jembatan sepanjang 50 meter yang membentang di atas sungai selebar 22 meter itu nantinya menghubungkan Desa Mazingo dengan Desa Ombolata Alasa serta Desa Orahili di Kecamatan Namohalu Esiwa. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, termasuk dalam mengangkut hasil pertanian, mengakses pendidikan, serta mendapatkan pelayanan kesehatan. Pembangunan tersebut menjadi bagian dari Program Bakti TNI yang mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil, sejalan dengan kebijakan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam memperkuat konektivitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Memasuki tahap pekerjaan saat ini, personel di lapangan melaksanakan pemasangan bekisting di tepi dekat untuk pondasi menara pylon. Pekerjaan tersebut dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel Yon TP 905/TS, Yonzipur 1/DD, Koramil 07/Alasa, tenaga tukang, serta masyarakat setempat.

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya melalui pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan warga. "Program Bakti TNI, diharapkan tidak hanya memulihkan akses yang terputus, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan gotong royong antara prajurit TNI dengan masyarakat," ujar Kapendam.

Pembangunan jembatan ini diharapkan segera rampung sehingga warga Desa Mazingo, Desa Ombolata Alasa, dan Desa Orahili dapat kembali menikmati akses penghubung yang lebih aman dan lancar untuk mendukung aktivitas sehari-hari serta menggerakkan perekonomian masyarakat.(id88)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement