Kabar Baik, Pemkab Nisbar Tanggung Akomodasi Ibu Hamil Yang Dirujuk Ke Gunungsitoli

NIAS BARAT (Waspada.id): Kabar baik buat para ibu hamil dan bersalin maupun bayi baru lahir yang memiliki kondisi medis (Resiko Tinggi) di Nias Barat yang dirujuk ke rumah sakit di Gunungsitoli, kini tidak perlu khawatir lagi memikirkan biaya hidup dan tempat tinggal selama menjalani proses perawatan.
Saat ini, Pemkab Nias Barat melalui Dinas Kesehatan telah menyiapkan sejumlah fasilitas gratis. Fasilitas ini diberikan khusus bagi yang kondisi Ekonomi kurang mampu.
Program ini merupakan salah satu Standar Pelayanan Minimal (SPM) Dinas Kesehatan untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).
Kadis Kesehatan Kabupaten Nias Barat, Yana Sri Meni Gulo yang dikonfirmasi wartawan, Kamis (17/9) membenarkan Pemkab Nias Barat memiliki program SPM dengan memberikan bantuan fasilitas bagi ibu hamil dan bayi baru lahir yang memiliki resiko medis tinggi.
"Pemkab Nias Barat terus bergerak melalui program Dinas Kesehatan dalam mencapai target SPM," tutur Yana Sri Meni Gulo.
Yana menegaskan bahwa kesehatan ibu dan sang buah hati adalah prioritas utama. Oleh karena itu masyarakat Nias Barat tidak perlu khawatir lagi jika harus dirujuk ke rumah sakit di Gunungsitoli.
"Tak perlu khawatir, kita siapkan fasilitas gratis," kata Yana.
Adapun sejumlah fasilitas yang disiapkan di antaranya penginapan nyaman untuk tempat istirahat yang aman selama menunggu tindakan medis maupun pemulihan pasca pelayanan rumah sakit.
Tidak hanya itu, konsumsi atau makanan dan minuman sehat untuk pasien beserta pendamping juga disiapkan.
"Kita siapkan Tempat Tunggu Kelahiran (TTK) yang nyaman dan layak di Hotel Ocean Gunungsitoli," ujarnya.
Dia menambahkan bahwa fasilitas gratis tersebut bisa dinikmati hanya dengan membawa KTP (Khusus bagi Keluarga kurang mampu_red).
Yana berharap melalui program Rumah Tunggu Kelahiran ini, tidak ada lagi ibu hamil di Kabupaten Nias Barat yang terlambat mendapatkan pertolongan karena faktor jarak, kondisi geografis maupun keterbatasan transportasi.
"Rumah Tunggu Kelahiran ini diharapkan menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan ibu hamil kepada fasilitas pelayanan kesehatan, mempercepat proses rujukan, meningkatkan keselamatan ibu dan bayi, serta pada akhirnya berkontribusi terhadap penurunan AKI dan ABI," ujarnya.
Untuk informasi lebih lanjut, bagi ibu hamil dan bersalin maupun bayi baru lahir yang ingin mendapatkan pelayanan ini dapat menghubungi kontak Melfan 0812-9590-3238 dan Zefan Zai 0852-6232-5340.(id60)














Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda