Kabel Tiang PLN Menjuntai dan Terbenam, Ancam Keselamatan Siswa dan Warga


LANGSA (Waspada.id): Kondisi sejumlah jaringan kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) dan Iconnet yang menempel pada tiang PLN, tepatnya di gerbang SMK Negeri 5 Langsa dan kawasan pinggir Jalan Medan–Banda Aceh, Gampong Bate Puteh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, memprihatinkan dan membahayakan keselamatan.
Pantauan pada Kamis (29/10/2026) siang, di beberapa titik kabel tersebut menjuntai rendah, bahkan terbenam ke dalam tanah sehingga menjadi ancaman serius bagi siswa dan pengguna jalan.
Selain merusak estetika lingkungan, kabel yang menyentuh tanah sangat berpotensi memicu korsleting, kebakaran, hingga sengatan listrik.

Sejumlah kabel tampak semrawut dan menjuntai rendah serta tumpang tindih hingga diikat dengan tali plastik oleh warga. Kondisi tersebut mengancam keselamatan siswa di gerbang SMK Negeri 5 Langsa, pinggir Jalan Medan–Banda Aceh, Gampong Bate Puteh, Kecamatan Langsa Lama, Rabu (29/10/2026). Waspada.id/Ist.
Di depan gerbang SMK Negeri 5 Langsa, kabel tampak semrawut, menjuntai rendah, dan saling tumpang tindih melintang di pintu gerbang. Kondisi darurat itu bahkan sudah diikat dengan tali plastik oleh warga.
Tak jauh dari gerbang, kondisi lebih parah terlihat. Kabel menjuntai hingga ke permukaan tanah, tertutup semak belukar, dan sudah terbenam timbunan tanah urukan. Gardu trafo di lokasi itu pun tampak tidak terawat dan dikelilingi semak belukar.
Warga sekitar, Yahya, 49, mengaku cemas melihat kondisi kabel yang semrawut dan terkesan tanpa perawatan dan pemeliharaan.
"Ini di depan sekolah, banyak anak-anak lewat. Kalau sudah sampai ke tanah dan tertimbun begini serta ditutupi semak, kami takut ada korban. Tolong kepada pihak terkait untuk segera diperbaiki," ujarnya.
Sementara itu, Manager PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Langsa Kota, Bian Wayudi, saat dikonfirmasi, Jumat (30/10/2026), menjelaskan bahwa kabel yang menjuntai tersebut bukan jaringan utama PLN.
"Terkait kabel-kabel tersebut, itu kabel Iconnet dan PJU. Iconnet memang merupakan salah satu anak perusahaan PLN," kata Bian.

Menurutnya, pihaknya sudah pernah menerima laporan masyarakat terkait kabel tersebut. Setelah dicek ke lokasi oleh petugas, laporan itu sudah diteruskan kepada pihak Iconnet.
"Jadi, terkait perawatan dan pemeliharaan lainnya bukan otoritas PLN. Mereka, Iconnet dan PJU, pengadaannya sendiri. Mereka mempunyai kabel dan teknisi sendiri serta manajemen sendiri," sebutnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan kembali meneruskan laporan kabel menjuntai tersebut kepada manajemen Iconnet di Lhokseumawe dan Banda Aceh.
"Sedangkan kabel PJU, otoritas dan tanggung jawabnya berada pada Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Langsa. Jadi, saat dilakukan perawatan dan perbaikan jaringan nantinya, kami juga akan melakukan pengawasan. Mungkin ada yang membahayakan sehingga perlu dilakukan pemadaman," tandasnya.

Geuchik Gampong Bate Puteh, Muhammad, S.H., Jumat (30/10), mengatakan dirinya berharap pihak terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan perbaikan.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut mengingat adanya potensi bahaya apabila kabel masih memiliki aliran listrik.
Ia berharap pihak PLN dan pihak terkait lainnya segera melakukan pengecekan dan perbaikan agar kabel tersebut tidak membahayakan masyarakat serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, imbuhnya. (id75)
Berita Terkait











































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda