Breaking News
Memuat breaking news...

Kabut Asap Memburuk, Salman Alfarisi Desak Sekolah Di Sumut Diliburkan

Redaksi
Redaksi
Kamis, 15 Oktober 2026 - 7.11 PM WIB
Kabut Asap Memburuk, Salman Alfarisi Desak Sekolah Di Sumut Diliburkan
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, H. Salman Alfarisi, Lc., MA. Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id): Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, H. Salman Alfarisi, Lc., MA, mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret melindungi kesehatan anak-anak dari dampak kabut asap. Jika kualitas udara semakin memburuk dan membahayakan kesehatan, kegiatan belajar mengajar di sekolah terdampak perlu diliburkan sementara.

Salman mengungkapkan, berdasarkan situs pemantau indeks kualitas udara (AQI) yang dirujuknya, angka kualitas udara di Kota Medan telah mencapai 183, bahkan di sejumlah wilayah menyentuh 207. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.

“Keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas. Jika kabut asap semakin parah dan kualitas udara membahayakan kesehatan, meliburkan sekolah menjadi langkah tepat,” kata Salman kepada wartawan di Medan, Kamis (15/10/2026).

Politisi PKS itu menilai anak-anak termasuk kelompok rentan terhadap pencemaran udara. Karena itu, pemerintah perlu membatasi aktivitas luar ruangan dan mempertimbangkan penghentian sementara pembelajaran tatap muka di wilayah yang terdampak serius.

Menurutnya, paparan asap berpotensi mengganggu saluran pernapasan dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Salman juga meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama pemerintah kabupaten/kota memantau kualitas udara secara berkala serta menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Selain itu, pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipasi, termasuk pelayanan kesehatan bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan serta perlindungan bagi anak-anak dan kelompok rentan lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap semakin pekat dan menggunakan masker yang sesuai ketika diperlukan. Pemerintah juga harus cepat mengambil tindakan demi melindungi kesehatan masyarakat,” pungkasnya. (Id143)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement