Breaking News
Memuat breaking news...

Kabut Asap Menebal, Warga Padangsidimpuan Diminta Waspada

Redaksi
Redaksi
Kamis, 15 Oktober 2026 - 6.30 PM WIB
Kabut Asap Menebal, Warga Padangsidimpuan Diminta Waspada
Wajah Kota Padangsidimpuan diselimuti kabut asap. Foto diambil dari Tor Simarsayang, P.Siidmpuan, Kamis (15/10/2027/6). Waspada.id/Mohot Lubis
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

P.SIDIMPUAN (Waspada.id): Kabut asap yang menyelimuti wilayah Kota Padangsidimpuan semakin tebal, warga diminta untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Kabut asap ini sendiri merupakan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah di Indonesia.

Kondisi kabut asap yang semkain menebal dan saat ini sudah masuk kategori tidak sehat sudah diwarning Pemko P.Sidimpuan pasca terjadinya Karhulta dengan menerbitkan surat edaran Nomor 000.5.3.1/2295/2026 tanggal 7 September 2026 tentang Kesiapsiagaan dan Perlindungan Kesehatan Masyarakat terhadap Fenomenarta Kabut Asap akibat Karhulta

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, mengatakan berdasarkan pemantauan citra satelit, sebaran asap di wilayah Sumatera pada tanggal 15 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB, terdeteksi sebaran asap di wilayah Sumatera Utara, dari analisis angin, angin bertiup dari arah timur - tenggara menuju barat laut - utara.

Pola pergerakan angin itu mengindikasikan bahwa sebaran asap di wilayah Sumatera Utara, termasuk di Kota Padangsidimpuan merupakan asap kiriman dari wilayah Sumatera bagian selatan dan Kalimantan yang terbawa oleh pergerakan angin.

Sedangkan kualitas udara berdasarkan pemantauan kondisi kualitas udara pada15 Oktober 2026 di sejumlah wilayah Sumatera Utara berada dalam kategori sedang hingga tidak sehat.

Hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Kualanamu, Stasiun Meteorologi Aek Godang, dan Stasiun Meteorologi Silangit pada tanggal 15 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB, juga menunjukkan penurunan jarak pandang berkisar antara 1-2 km. .

Dalam hal ini BMKG mengimbau, masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak kabut asap untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat kondisi udara berkabut atau jarak pandang menurun. Apabila memerlukan kegiatan di luar ruangan sebaiknya menggunakan masker yang sesuai.

Masyarakat juga dapat menghubungi layanan informasi Balai Besar MKG Wilayah I Medan melalui call center di 082168043653 atau email [email protected].

Pemko Sidimpuan Siaga

Sejalan dengan imbauan BMKG, Pemerintah Kota Padangsidimpuan juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktifitas diluar demi menjaga kesehatan karena kualitas udara kurang baik (tidak sehat) akibat kabut asap dari Karhulta.

Sekda Kota P.Sidimpuan H. Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE, mengatakan pada Wali Kota P.Sidimpuan Dr.H.Letnan Dalimunthe, M.Kes telah mengeluarkan surat edaran Nomor 000.5.3.1/2295/2026 tanggal 7 September 2026 tentang Kesiapsiagaan dan Perlindungan Kesehatan Masyarakat terhadap Fenomenarta Kabut Asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Wilayah Daerah Riau dan Daerah Kalimantan.

Kabut Asap Menebal, Warga Padangsidimpuan Diminta Waspada

Sekda P.Sidimpuan, H. Rahmat Marzuki Nasution, saat memimpin rapat pencegahan dampak kabut asap, Rabu (14/10/2026). Waspadai.id/Ist

Surat edaran ini ditindakanjuti Kadis Pendidikan Kota P.Sidimpuan A.R.Hariri Hasibuan, S.STP, MSP dengan menerbitkan surat edaran Nomor 400.3/3993.TU/2026 pada tanggal 8 Oktober 2026 tentang kewaspadaan dan langkah antisipasi dampak kabut asap pada satuan pendidikan dilingkungan Dinas Pendidikan Kota P.Sidimpuan.

DInas Kesehatan Kota Padangsidimpuan juga menghimbau masyarakat untuk menggunakan masker, membatasi aktifitas diluar ruangan, memperbanyak minum air putih, menjaga kesehatan diri dan lingkungan serta waspada terhadap gejala gangguan kesehatan.

Dalam rapat pencegahan dampak kabut asap yang dipimpin Sekda P.Sidimpuan, H. Rahmat Marzuki Nasution, di Ruang Rapat Sekda, Rabu (14/10/2026) yang dihadiri asisten, staf ahli, pimpinan OPD terkait ditegaskan pentingnya kesiapsiagaan lintas perangkat daerah untuk mengantisipasi potensi dampak kabut asap.

Sebagai langkah nyata berikutnya, ucap Sekda , Wali Kota Padangsidimpuan telah menginstruksikan pembagian masker kepada masyarakat dan sekolah-sekolah yang dijadwalkan pada Kamis (15/10/2026). Pembagian masker ini diharapkan dapat mendukung upaya perlindungan masyarakat, terutama kelompok rentan terhadap gangguan pernapasan.

"Melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman kabut asap menjadi perhatian Pemerintah Kota P.sdimpuan. Berbagai langkah antisipasi terus diperkuat, mulai dari pembagian masker, perlindungan di lingkungan pendidikan, kesiapan pelayanan kesehatan, hingga penyebarluasan imbauan kepada masyarakat," tuturnya.(id46)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement