Breaking News
Memuat breaking news...

Kabut Tebal Selimuti Kota Langsa, BPBD Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar

Redaksi
Redaksi
Kamis, 15 Oktober 2026 - 12.03 PM WIB
Kabut Tebal Selimuti Kota Langsa, BPBD Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar
Kabut asap menyelimuti Jalan Ahmad Yani, Kota Langsa, dan mengganggu jarak pandang pengendara, Kamis (15/10/2026). Waspada.id/Dede.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

LANGSA (Waspada.id): Sehubungan dengan meningkatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak Rabu (14/10/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa mengeluarkan imbauan kewaspadaan kabut asap bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, Kamis (15/10/2026).

Kabut asap saat ini terpantau mulai tebal dan masuk ke wilayah Kota Langsa, sehingga menyebabkan penurunan kualitas udara dan terbatasnya jarak pandang bagi pengendara.

Kabut Tebal Selimuti Kota Langsa, BPBD Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar


Imbauan yang dikeluarkan BPBD Kota Langsa melalui kanal resmi di platform media sosial tersebut bertujuan mengajak masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan dan tetap menggunakan masker.

Kepala BPBD Kota Langsa, M. Yusuf Akbar, mengatakan BPBD Kota Langsa mengimbau seluruh masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap cukup tebal, terutama bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan.

Kabut Tebal Selimuti Kota Langsa, BPBD Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar



Selain itu, sambungnya, masyarakat wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Utamakan masker N95/KN95. Jika tidak ada, gunakan masker bedah rangkap dua.


“Berkendara hati-hati, kurangi kecepatan dan nyalakan lampu kendaraan jika jarak pandang terbatas. Tutup pintu dan jendela rumah untuk mencegah asap masuk ke dalam rumah,” sebutnya.

Selain itu, warga diminta memperbanyak minum air putih dan segera mencari pertolongan medis jika mengalami sesak napas atau gangguan kesehatan. Hindari membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar. Segera lapor jika melihat titik api.

Diutarakan Akbar, Pemerintah Kota Langsa melalui BPBD akan terus bergerak cepat dalam penanganan darurat. Keselamatan dan kenyamanan warga adalah prioritas utama kami.


“Mari bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan. Apabila kondisi kabut asap semakin pekat atau jarak pandang menurun drastis, tingkatkan kewaspadaan dan ikuti informasi resmi dari instansi terkait,” tukasnya. (Id74)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement