Breaking News
Memuat breaking news...

Kacabdin Abdya Tekankan Penguatan Karakter dan Kepercayaan Publik di SMAN 2 Abdya

Redaksi
Redaksi
Rabu, 22 Juli 2026 - 8.32 PM WIB
Kacabdin Abdya Tekankan Penguatan Karakter dan Kepercayaan Publik di SMAN 2 Abdya
Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Abdya, Andri Nofidar, S.Pd.I., M.Si., berdialog dengan dewan guru saat monitoring pelaksanaan MPLS dan temu ramah di SMA Negeri 2 Abdya, Rabu (22/7).Waspada.id/Syafrizal
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BLANGPIDIE (Waspada.id): Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Barat Daya (Abdya),Andri Nofidar, S.Pd.I., M.Si menegaskan, kualitas sebuah sekolah tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuannya membangun karakter peserta didik, serta menjaga kepercayaan masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Andri Nofidar, saat melakukan monitoring pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 2 Abdya, yang dilanjutkan dengan temu ramah bersama dewan guru di ruang guru sekolah tersebut. Rabu (22/7).

Dalam kunjungan itu, Kacabdin memastikan pelaksanaan MPLS berjalan tertib, aman dan sesuai dengan semangat kebijakan Kementerian Pendidikan, yakni menciptakan lingkungan belajar yang ramah, bebas perundungan, serta berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik baru.

Kepala SMA Negeri 2 Abdya Ibrahim Mai, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan Kacabdin. Menurutnya, kehadiran pimpinan Cabang Dinas menjadi energi positif bagi seluruh warga sekolah, untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan.

"Alhamdulillah, kunjungan hari ini membuktikan bahwa pelaksanaan MPLS di SMA Negeri 2 Abdya berjalan dengan baik, aman, tanpa kendala, serta berfokus pada pembentukan karakter siswa baru, penguatan literasi dan numerasi, hingga pembiasaan shalat berjamaah. Arahan dari Bapak Kacabdin menjadi penguat bagi kami untuk terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter," ujar Ibrahim Mai.

Dalam dialog bersama para guru, Andri Nofidar menyampaikan bahwa, kepercayaan masyarakat merupakan modal sosial terbesar yang dimiliki sebuah sekolah. Karena itu, seluruh guru harus menjaga kekompakan, memperkuat kolaborasi dan terus meningkatkan profesionalisme. "Ketika orang tua mempercayakan anaknya kepada sekolah, sesungguhnya mereka sedang menitipkan harapan. Harapan itu harus dijawab dengan pelayanan pendidikan yang bermutu, integritas yang tinggi, serta budaya kerja yang saling mendukung. Kepercayaan masyarakat tidak lahir karena slogan, tetapi dibangun melalui kerja nyata yang konsisten setiap hari," kata Andri.

Ia juga menekankan, pendidikan sejatinya bukan hanya proses mentransfer ilmu pengetahuan, melainkan membentuk manusia yang memiliki karakter, akhlak, kecerdasan, serta kepedulian sosial. "Guru tidak hanya mengajar untuk hari ini, tetapi sedang menyiapkan generasi yang akan memimpin masa depan. Karena itu, keberhasilan seorang guru bukan sekadar melahirkan siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga pribadi yang berintegritas, berempati dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat pada zamannya," ujarnya.

Khusus kepada guru yang mendapat amanah sebagai wali kelas, Andri berpesan agar membangun hubungan emosional yang kuat dengan peserta didik. "Anggaplah anak-anak itu sebagai anak kita sendiri. Ketika guru mampu menjadi tempat mereka mengadu, memberi motivasi dan membimbing dengan kasih sayang, maka sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi rumah kedua yang nyaman bagi peserta didik," tuturnya.

Sementara itu, Ibrahim Mai menegaskan bahwa seluruh guru di SMA Negeri 2 Abdya berkomitmen menjalankan arahan tersebut, sebagai bagian dari upaya membangun budaya sekolah yang unggul.

Menurutnya, pendidikan karakter, penguatan literasi dan numerasi, disiplin, serta pembiasaan ibadah akan terus menjadi fondasi utama dalam proses pembelajaran di sekolah. "Kami menyadari bahwa tantangan pendidikan ke depan semakin kompleks. Karena itu, kami berkomitmen membangun sekolah yang tidak hanya melahirkan lulusan berprestasi, tetapi juga generasi yang berakhlak, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya," kata Ibrahim.

Ia berharap sinergi antara Cabang Dinas Pendidikan, pihak sekolah, orang tua dan masyarakat, terus terjalin. Sehingga SMA Negeri 2 Abdya mampu menjadi salah satu sekolah rujukan, yang melahirkan sumber daya manusia berkualitas di Abdya.(id82)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement