Kacabdisdik Tekankan Kolaborasi, 11 Kepala SMAN Sederajat Abdya Resmi DilantikKacabdisdik Tekankan Kolaborasi, 11 Kepala SMAN Sederajat Abdya Resmi Dilantik

BLANGPIDIE (Waspada.id): Sebanyak 11 kepala SMA, SMK dan SLB di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi dilantik Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, bersama 248 kepala sekolah lainnya se-Aceh di Anjong Mon Mata, Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (23/7).
Bagi Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Aceh Wilayah Abdya, Andri Nofidar, pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan momentum mempercepat transformasi pendidikan melalui kepemimpinan sekolah yang adaptif, inovatif dan kolaboratif. "Amanah ini harus dijawab dengan karya nyata, melalui peningkatan mutu layanan pendidikan di setiap satuan pendidikan," ujar Andri, kepada Waspada.id Sabtu malam (25/7).
Menurut Andri, tantangan pendidikan saat ini tidak lagi sebatas mengejar capaian akademik, tetapi juga menyiapkan generasi yang memiliki karakter kuat, literasi yang baik, kemampuan berpikir kritis, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Karena itu, ia menegaskan peningkatan kualitas pendidikan, tidak mungkin dibangun oleh kepala sekolah seorang diri. Dibutuhkan kolaborasi yang erat antara Cabdisdik, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dunia usaha dan masyarakat. "Mutu pendidikan lahir dari budaya kolaborasi. Ketika seluruh elemen memiliki visi yang sama, berbagai persoalan pendidikan dapat diselesaikan lebih cepat, inovasi akan tumbuh dan kualitas pembelajaran meningkat secara berkelanjutan," katanya.
Andri menilai, kepala sekolah harus mampu tampil sebagai pemimpin pembelajaran (instructional leader), bukan sekadar administrator. Kepemimpinan yang menginspirasi, diyakini akan melahirkan ekosistem sekolah yang sehat, inovatif, serta berorientasi pada peningkatan kompetensi peserta didik.
Andri juga menegaskan, Cabdisdik Aceh Wilayah Abdya, akan terus membuka ruang komunikasi dan kemitraan dengan seluruh kepala sekolah, sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pendidikan yang profesional, transparan dan berorientasi pada hasil. "Cabdisdik adalah rumah bersama. Mari kita hilangkan sekat, satukan langkah dan jadikan kolaborasi sebagai budaya kerja. Jika seluruh pemangku kepentingan bergerak dalam irama yang sama, saya optimistis Abdya mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, berdaya saing dan siap menjadi bagian dari kemajuan pendidikan nasional," tegas Andri.
Pelantikan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Aceh, dalam memperkuat kualitas kepemimpinan sekolah sebagai fondasi peningkatan mutu pendidikan, khususnya di Abdya, agar mampu menjawab tantangan pendidikan di era transformasi dan Indonesia Emas 2045.
Kepala sekolah Abdya yang dilantik yakni Herni Arfida (SMAN 1 Abdya), Lisa Suriaty (SMAN 2 Abdya), Wiwit Adyanti (SMAN 3 Abdya), Ilham Sahputra (SMAN 4 Abdya), Mustafa (SMAN 5 Abdya), Mahyaruddin (SMAN 8 Abdya), Cut Imilda Aryani (SMAN 9 Abdya), M. Taufiq (SMKN 5 Abdya), Faisal Yr (SLBN Abdya), Cut Endarisma Putri (SMA Unggul Harapan Persada) dan Surya Fajriah (SMAN Unggul Tunas Bangsa Abdya). (id82)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda