Breaking News
Memuat breaking news...

Kadistan Aceh Besar Apresiasi Kelompok Tani Jeumpa Gadeng, Dorong Pengembangan Pertanian

Redaksi
Redaksi
Kamis, 15 Oktober 2026 - 9.47 PM WIB
Kadistan Aceh Besar Apresiasi Kelompok Tani Jeumpa Gadeng, Dorong Pengembangan Pertanian
Kadistan Aceh Besar, drh. Ade Kurniawan Abdy, menanam pohon pada acara syukuran Kelompok Tani Irigasi Jeumpa Gadeng di Gampong Jantho Baro, Kecamatan Kota Jantho, Aceh Besar, Kamis (15/10/2026). (Waspada.id/Ist).
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

KOTA JANTHO (Waspada.id): Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar, drh. Ade Kurniawan Abdy, mengapresiasi peran aktif Kelompok Tani Irigasi Jeumpa Gadeng di Gampong Jantho Baro, Kecamatan Kota Jantho, dalam mendukung pengembangan sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani.

Apresiasi tersebut disampaikan Ade saat menghadiri acara syukuran Kelompok Tani Irigasi Jeumpa Gadeng yang dirangkai dengan kegiatan penanaman pohon untuk penghijauan di Gampong Jantho Baro, Kamis (15/10/2026).

Menurut Ade, keberadaan kelompok tani memiliki peran strategis dalam mendorong optimalisasi pengelolaan lahan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat perekonomian masyarakat.

“Keberadaan Kelompok Tani Jeumpa Gadeng ini sangat penting untuk membantu para petani mengoptimalkan pengelolaan lahan dan meningkatkan hasil produksi. Dengan demikian, diharapkan perekonomian masyarakat juga semakin meningkat,” ujar Ade.

Kadistan Aceh Besar Apresiasi Kelompok Tani Jeumpa Gadeng, Dorong Pengembangan Pertanian

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar, drh. Ade Kurniawan Abdy, menyampaikan sambutan saat menghadiri syukuran Kelompok Tani Irigasi Jeumpa Gadeng yang dirangkai dengan kegiatan penanaman pohon untuk penghijauan di Gampong Jantho Baro, Kecamatan Kota Jantho, Aceh Besar, Kamis (15/10/2026). (Waspada/Ist).

Ia menegaskan, pengembangan sektor pertanian membutuhkan sinergi antara pemerintah, kelompok tani, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar berbagai program pertanian dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi petani.

Ade juga mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengelola potensi pertanian di wilayah masing-masing. Menurutnya, dukungan pemerintah harus diiringi dengan kemauan dan keterlibatan masyarakat agar pengembangan sektor pertanian dapat berlangsung secara optimal dan berkelanjutan.

“Dengan kerja sama berbagai pihak serta adanya kemauan dan partisipasi masyarakat sendiri, insya Allah perekonomian masyarakat di sekitar kelompok tani ke depan bisa lebih baik daripada sekarang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh, UPT Kementerian Pertanian, Firdaus, S.P., M.Si., mengatakan Kelompok Tani Irigasi Jeumpa Gadeng berharap mendapatkan dukungan program strategis Kementerian Pertanian untuk mengembangkan potensi pertanian di wilayah tersebut.

Salah satu usulan yang disampaikan kelompok tani adalah pengembangan lahan seluas sekitar 900 hektare melalui program cetak sawah. Usulan tersebut diharapkan dapat memperluas areal persawahan sekaligus meningkatkan kapasitas produksi pertanian masyarakat.

Namun, Firdaus menegaskan bahwa pelaksanaan program cetak sawah harus memenuhi sejumlah persyaratan, terutama terkait kejelasan status dan pemanfaatan lahan.

“Untuk program cetak sawah, salah satu syarat utamanya adalah lahan harus berstatus clear and clean. Karena itu, perlu dipastikan tidak ada persoalan terkait status, kepemilikan, maupun pemanfaatan lahannya,” ujar Firdaus.

Kadistan Aceh Besar Apresiasi Kelompok Tani Jeumpa Gadeng, Dorong Pengembangan Pertanian

Ia menjelaskan bahwa sebagai kelompok tani yang baru terbentuk, Kelompok Tani Irigasi Jeumpa Gadeng masih membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pemangku kepentingan. Dukungan tersebut diperlukan untuk mengembangkan usaha budi daya pertanian sekaligus membuka akses terhadap program bantuan pemerintah.

Firdaus berharap Kelompok Tani Irigasi Jeumpa Gadeng dapat berkembang dan memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses program-program pengembangan pertanian sebagaimana kelompok tani lainnya.

“Kami berharap kelompok tani ini bisa mendapatkan dukungan melalui program-program Kementerian Pertanian sehingga dapat berkembang bersama kelompok tani lainnya. Tentu diperlukan kerja sama seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong kemajuan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani,” pungkasnya.

Kegiatan itu turut dihadiri Danlanud SIM, Wakil Ketua DPRK Aceh Besar Rafly Kande, jajaran BRMP Aceh UPT Kementerian Pertanian, dan pengelola Kelompok Tani Jeumpa Gadeng. (id67)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement