Breaking News
Memuat breaking news...

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam, Anggota POM TNI Gugur saat Pengejaran Bandar Narkoba di Bireuen

Redaksi
Redaksi
Minggu, 26 Juli 2026 - 8.48 PM WIB
Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam, Anggota POM TNI Gugur saat Pengejaran Bandar Narkoba di Bireuen
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BIREUEN (Waspada.id): Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, melalui Kabid Humas Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Pratu Galuh Nugraha, anggota Polisi Militer (POM) TNI Angkatan Darat. Pratu Galuh meninggal dunia saat membantu polisi menghadang bandar narkoba di depan SPBU Juli, Gampong Cot Meurak, Kabupaten Bireuen, pada Sabtu (25/7/2026).

"Ini adalah duka bagi kita semua. Kami turut berbelasungkawa atas gugurnya Pratu Galuh Nugraha, yang telah menunjukkan naluri prajurit penegak hukum yang luar biasa dalam membantu kepolisian. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujar Joko dalam keterangannya di Mapolres Bireuen, Minggu (26/7/2026).

Joko menjelaskan, peristiwa tragis itu bermula dari operasi penangkapan empat terduga bandar narkoba yang berada di dalam sebuah mobil. Dari operasi tersebut, satu orang yang diduga oknum anggota Brimob berhasil diamankan, sementara tiga terduga pelaku lainnya melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran petugas.

Dalam proses pengejaran, petugas sempat melepaskan tembakan ke arah pelaku. Nahas, peluru rekoset mengenai seorang warga yang turut membantu penangkapan, yang belakangan diketahui adalah Pratu Galuh Nugraha, anggota POM TNI.

Sejak kejadian, Kapolda Aceh telah berkoordinasi intensif dengan Pangdam IM, jajarannya, Danpuspomad, serta Danpomdam IM. Koordinasi ini dilakukan untuk menyampaikan fakta awal, memastikan penanganan korban, mendukung proses penyidikan, serta menjaga soliditas dan komunikasi antarlembaga.

"Atas nama keluarga besar Polda Aceh dan seluruh jajaran, kami sekali lagi menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Pratu Galuh Nugraha, serta kepada seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia," tambahnya.

Joko juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tidak menyebarkan informasi, foto, video, atau narasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Apabila masyarakat mengetahui atau menyaksikan langsung peristiwa ini, kami harapkan kesediaannya untuk memberikan informasi kepada penyidik guna membantu proses pengungkapan perkara," harapnya.(red)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement