Breaking News
Memuat breaking news...

Kapolres Abdya Periksa Kendaraan Dinas, Pastikan Aset Negara Terawat

Redaksi
Redaksi
Rabu, 9 September 2026 - 1.35 PM WIB
Kapolres Abdya Periksa Kendaraan Dinas, Pastikan Aset Negara Terawat
Kapolres Abdya AKBP Ade Gita Rachmadi B SH SIK MH. Rabu (9/9).Waspada.id/Syafrizal
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BLANGPIDIE (Waspada.id): Kapolres Aceh Barat Daya (Abdya), AKBP Ade Gita Rachmadi B SH SIK MH, melakukan pemeriksaan inventaris Barang Milik Negara (BMN), berupa kendaraan dinas roda dua (R2), roda empat (R4), roda enam (R6), serta peralatan khusus (Alsus) Intelijen Polres Abdya.

Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif, untuk memastikan seluruh kendaraan dan peralatan operasional yang menjadi aset negara, berada dalam kondisi baik, terawat, memiliki kelengkapan administrasi, serta siap digunakan dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Kapolres Ade memeriksa langsung kondisi kendaraan, mulai dari aspek fisik, kelayakan operasional, kebersihan, perawatan rutin hingga kelengkapan dokumen kendaraan. Pemeriksaan juga menjadi bagian dari upaya memastikan penggunaan aset dinas berlangsung tertib, tepat guna dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kapolres Abdya AKBP Ade Gita Rachmadi B SH SIK MH, memeriksa kondisi kendaraan dinas R2, R4, R6 dan Alsus Intel Polres Abdya, dalam pemeriksaan inventaris BMN, Rabu (9/9).Waspada.id/Syafrizal

Menurut Ade Gita, kendaraan dinas bukan sekadar sarana transportasi personel, tetapi merupakan instrumen penting, dalam menunjang kecepatan dan efektivitas pelayanan, serta pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan. “Setiap kendaraan dan peralatan yang dipercayakan kepada institusi kepolisian, merupakan Barang Milik Negara. Karena itu, harus dijaga, dirawat dan digunakan secara bertanggung jawab. Kondisi aset harus selalu siap, ketika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mendukung tugas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia menegaskan, pemeriksaan inventaris tidak semata-mata untuk melihat ada atau tidaknya kendaraan, tetapi juga memastikan setiap aset benar-benar memiliki status, fungsi dan kondisi yang jelas. “Administrasi dan kondisi fisik kendaraan harus berjalan beriringan. Kendaraan yang secara fisik baik, tetapi administrasinya tidak tertib, juga menjadi persoalan. Sebaliknya, administrasi lengkap tetapi kendaraannya tidak terawat, tentu akan menghambat operasional,” katanya.

Ade Gita menekankan, pengelolaan BMN merupakan bagian dari budaya organisasi, yang mencerminkan profesionalitas dan integritas institusi. “Merawat aset negara adalah bagian dari menjaga kepercayaan publik. Tidak boleh ada pola pikir bahwa barang dinas adalah milik kantor, sehingga boleh diperlakukan tanpa tanggung jawab. Justru karena merupakan milik negara, maka penggunaannya harus semakin disiplin dan akuntabel,” tegasnya.

Ia juga meminta personel yang menggunakan kendaraan dinas, agar memperhatikan perawatan secara berkala dan segera melaporkan apabila ditemukan kerusakan maupun kendala teknis.

Menurutnya, langkah sederhana seperti pemeriksaan rutin, dapat mencegah kerusakan yang lebih besar, sekaligus mengurangi risiko gangguan, ketika kendaraan digunakan dalam pelaksanaan tugas. “Prinsipnya sederhana, lebih baik kita melakukan pencegahan dan perawatan secara berkala, daripada menunggu kerusakan berat. Kesiapan sarana operasional pada akhirnya akan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan dan kecepatan polisi merespons kebutuhan masyarakat,” ujar Ade Gita.

Pemeriksaan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk membangun kesadaran seluruh personel, bahwa tertib pengelolaan aset merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari reformasi birokrasi dan tata kelola institusi kepolisian.

Kapolres berharap, kegiatan pemeriksaan inventaris dapat dilakukan secara berkesinambungan sehingga seluruh kendaraan dinas dan peralatan pendukung di lingkungan Polres Abdya, senantiasa berada dalam kondisi layak, aman dan siap digunakan. “Kita ingin memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan negara untuk mendukung tugas kepolisian, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Karena itu, aset harus dijaga, digunakan sesuai peruntukan dan dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.(id82)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement