Breaking News
Memuat breaking news...

Kapolsek Bambel Ingatkan Santri Tidak Gunakan Knalpot Brong

Redaksi
Redaksi
Senin, 14 September 2026 - 9.00 PM WIB
Kapolsek Bambel Ingatkan Santri Tidak Gunakan Knalpot Brong
Kapolsek Bambel Iptu Djuliar Yousnadi  saat foto bersama guru serta siswa SMPS dan SMAS Darul Iman. (Waspada.id/Seh Muhammad Amin)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KUTACANE (Waspada.id): Kapolsek Bambel, Aceh Tenggara, Iptu Djuliar Yousnadi menjadi inspektur upacara bendera di SMAS dan SMPS Darul Iman, Desa Terutung Megare Baru, Kecamatan Bambel, Senin (14/9).

Peserta yang hadir terdiri atas Kepala SMAS Darul Iman, Kepala SMPS Darul Iman, para dewan guru dan staf SMAS Darul Iman, para dewan guru dan staf SMPS Darul Iman, para santri-santriwati SMAS dan SMPS Darul Iman, serta personel Polsek Bambel.

Kegiatan itu dalam rangka pembinaan kedisiplinan, nasionalisme, dan kesadaran hukum siswa, dengan rangkaian mulai dari persiapan dan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, pembacaan Pembukaan UUD 1945, serta pembacaan janji siswa/ikrar pelajar.

Dalam arahannya, Iptu Djuliar Yousnadi mengimbau para siswa untuk saling menghormati serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan tertib.

Kapolsek juga mengajak para guru untuk terus aktif dalam kegiatan belajar mengajar serta menyampaikan kepada pihak sekolah agar berkoordinasi dengan Polri apabila terdapat kendala yang dapat mengganggu proses pembelajaran, sehingga dapat segera ditindaklanjuti bersama Bhabinkamtibmas.

Selain itu, siswa yang menggunakan sepeda motor ke sekolah diingatkan agar tidak menggunakan knalpot brong dan wajib memakai helm saat berkendara. Kapolsek juga mengajak para siswa untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air, menaati peraturan yang berlaku, serta bijak dalam menggunakan media sosial sehingga dapat memberikan dampak positif bagi diri sendiri, keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Kapolsek menekankan pentingnya saling menghargai teman, mencegah bullying (perundungan), dan melaporkan kepada guru jika terjadi kekerasan. Kapolsek juga memotivasi santri-santriwati untuk rajin belajar, disiplin mematuhi aturan sekolah, serta selalu menghormati orang tua dan guru.

Iptu Djuliar Yousnadi mengharapkan siswa agar tidak mudah percaya kepada orang yang tidak dikenal untuk mencegah penculikan dan bijak dalam menggunakan gawai atau media sosial. Selain itu, siswa diingatkan untuk memperhatikan keselamatan sejak dini, seperti selalu memakai helm saat dibonceng motor, berhati-hati saat menyeberang jalan, serta melaporkan kepada guru jika terjadi kekerasan.

Usai pelaksanaan upacara, Kapolsek bertemu dengan kepala sekolah, guru, dan para siswa. Pada kesempatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada Polri atas kehadirannya di lingkungan sekolah. (id80)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement