Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Kapolsek Ulee Kareng Sambangi Ponpes Babun Najah, Ingatkan Santri Jaga Akhlak dan Hindari Bullying

Redaksi
Redaksi
Senin, 2 November 2026 - 11.49 AM WIB
Kapolsek Ulee Kareng Sambangi Ponpes Babun Najah, Ingatkan Santri Jaga Akhlak dan Hindari Bullying
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BANDA ACEH (Waspada.id): Kapolsek Ulee Kareng, AKP Suriya, mengajak para santri Pondok Pesantren Modern Babun Najah, Banda Aceh, untuk meningkatkan kedisiplinan, memperkuat keimanan, serta menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengingatkan para santri agar menghindari perilaku bullying atau perundungan yang dapat memicu perselisihan dan merusak hubungan antarsesama.

Pesan tersebut disampaikan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, melalui Kapolsek Ulee Kareng, AKP Suriya saat melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (Polindik) di Pondok Pesantren Modern Babun Najah, Desa Doy, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Senin (2/11) pagi.

Kegiatan yang turut diikuti personel Polsek Ulee Kareng tersebut dihadiri pengurus pesantren, Kepala MTsN Pesantren Babun Najah beserta dewan guru, serta para santri dan santriwati.

Dalam kesempatan itu, AKP Suriya menyampaikan sejumlah pesan dan motivasi kepada para santri agar menjadikan pendidikan sebagai bekal utama dalam meraih masa depan. Ia mengingatkan pentingnya membiasakan diri berdoa, bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT, serta senantiasa menjaga akhlak dalam pergaulan sehari-hari.

Kapolsek Ulee Kareng Sambangi Ponpes Babun Najah, Ingatkan Santri Jaga Akhlak dan Hindari Bullying

Menurutnya, keberhasilan seorang pelajar tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari kualitas keimanan, kedisiplinan, dan akhlaknya.

"Rajinlah berdoa, bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT, serta selalu menjaga akhlak yang baik. Tingkatkan disiplin, keimanan, dan jadilah generasi yang berakhlakul karimah sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik," pesan AKP Suriya di hadapan para santri.

Kapolsek juga memotivasi para siswa dan santri agar terus meningkatkan semangat belajar serta kualitas pendidikan sehingga mampu bersaing dengan pelajar dari sekolah maupun pondok pesantren lainnya.

Ia berharap, dari lingkungan pendidikan dan pesantren akan lahir generasi muda yang cerdas, berkarakter, berdaya saing, serta memiliki landasan agama yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

Selain menyampaikan motivasi pendidikan, AKP Suriya secara khusus mengingatkan para santri agar selalu mematuhi peraturan sekolah dan tata tertib pesantren. Menurutnya, setiap bentuk pelanggaran, sekecil apa pun, perlu dihindari karena kedisiplinan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter seorang pelajar.

Ia juga mengingatkan agar para santri tidak melakukan tindakan bercanda secara berlebihan yang berpotensi berujung pada pertengkaran, perselisihan, bahkan perundungan terhadap sesama teman.

"Jangan sampai bercanda secara berlebihan sehingga menimbulkan pertikaian atau berujung pada tindakan bullying terhadap sesama teman. Hal seperti ini harus dihindari karena dapat memicu keributan antarsiswa, bahkan melibatkan orang tua dan berdampak pada nama baik sekolah maupun pesantren," tegasnya.

Sementara itu, ia juga menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Peduli Pendidikan merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam membangun karakter dan kesadaran para pelajar sejak dini.

Melalui kegiatan tersebut, Polri ingin memperkuat sinergi dengan pihak sekolah dan pesantren dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, serta kondusif bagi proses belajar mengajar.

Ia berharap, para santri Pondok Pesantren Modern Babun Najah dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki keimanan, akhlak mulia, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

"Jadikan pesantren sebagai tempat menimba ilmu, memperbaiki akhlak, dan membangun masa depan. Hormati guru, sayangi sesama teman, patuhi aturan, serta hindari segala bentuk perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain," demikian pesan yang disampaikan Kapolsek dalam kegiatan tersebut. (id65)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement