Kasus Flu Singapura di Kota Batam Tercatat 493 PasienKasus Flu Singapura di Kota Batam Tercatat 493 Pasien

BATAM (Waspada.id): Jumlah kasus Flu Singapura di Kota Batam tercatat mencapai 493 pasien. Meski angka ini terhitung tinggi, Dinas Pariwisata Batam memastikan bahwa sektor pariwisata di kota tersebut belum terganggu.
Hingga kini, belum ada peringatan perjalanan atau pembatasan bagi wisatawan yang hendak datang ke Batam.
Kepala Dinas Pariwisata Batam, Ardiwinata, menjelaskan bahwa data 493 kasus tersebut merupakan laporan terbaru yang diperbarui pada 13 Agustus lalu. Angka itu dihimpun sejak awal Januari 2026 dari 23 fasilitas pelayanan kesehatan di Batam.
“Dari awal Januari sampai tanggal 13 kemarin, itu sudah terdapat 493 pasien,” ujar Ardiwinata kepada awak media, Jumat (14/8/2026).
Menurut Ardiwinata, dampak nyata terhadap pariwisata baru akan terasa jika muncul travel warning dari otoritas terkait. Namun, sampai saat ini belum ada kebijakan semacam itu. Ia pun menegaskan tidak ada pembatasan mobilitas wisatawan akibat kasus Flu Singapura. “Enggak ada,” katanya tegas.
Ardiwinata juga mengingatkan bahwa Batam bukanlah kota yang baru pertama kali menghadapi situasi kesehatan darurat.
Pengalaman menangani pandemi COVID-19 sebelumnya dinilai cukup membekas dan membantu pemerintah daerah dalam merespons kondisi serupa. “Kita sudah berpengalaman kok dulu menangani COVID. Sudah sangat berpengalaman,” tambahnya.
Ia menyebutkan bahwa tren pariwisata Batam justru masih menunjukkan perkembangan positif. Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak panik, tetap menjaga kesehatan, dan tidak keluar rumah jika merasa sedang tidak enak badan.
Langkah ini diharapkan dapat menekan penyebaran penyakit tanpa mengganggu aktivitas sosial maupun ekonomi.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Batam, Melda Sari, memberikan rincian perkembangan kasus.
Menurutnya, terjadi lonjakan dari minggu ke-29 ke minggu ke-30, yakni dari 19 kasus menjadi 29 kasus. Namun, pada minggu ke-31, kasus mulai menurun menjadi 10 kasus.
“Terjadi peningkatan kasus dari minggu ke-29 ke minggu ke-30, dari 19 kasus menjadi 29 kasus. Untuk minggu ke-31 saat ini terjadi penurunan kasus menjadi 10 kasus,” jelas Melda.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada data resmi mengenai kerugian ekonomi atau penurunan jumlah kunjungan wisatawan yang secara langsung disebabkan oleh kasus Flu Singapura tersebut.
Pemerintah kota masih terus memantau situasi dan mengimbau kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan berlebihan di tengah masyarakat.
Sumber Batamnews.co.id
























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda