Breaking News
Memuat breaking news...

Kasus Influenza A Meningkat, Pemko Medan Didesak Langkah Preventif Strategis

Redaksi
Redaksi
Minggu, 4 Oktober 2026 - 12.46 PM WIB
Kasus Influenza A Meningkat, Pemko Medan Didesak Langkah Preventif Strategis
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan, H Iswanda Ramli SE, Minggu (4/10).. Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Pemerintah Kota (Pemko) Medan diminta segera melakukan langkah preventif yang lebih terukur, sebagai antisipasi meningkatnya kasus Influenza Tipe A.

Diketahui, penyebaran kasus Influenza A di Kota Medan meningkat sejak Janauri hingga September 2026 yang tercatat sebanyak 15 kasus dan 3 kasus Influenza B. Peningkatan kasus tersebut menjadi perhatian karena virus Influenza A memiliki karakteristik mudah menular dari satu orang ke orang lain dan menyerang sistem pernapasan.

“Segera lakukan antisipasi agar tidak terjadi P eningkatan kasus terutama dirasakan pada kelompok anak-anak dan lanjut usia (lansia),” ujar Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan, H Iswanda Ramli SE, Minggu (4/10).

Dikatakan Nanda Ramli, sejumlah masyarakat telah melaporkan kesulitan mendapatkan ruang rawat inap karena kapasitas rumah sakit di Kota Medan disebut mulai penuh.

“Saya rasa kondisi ini harus jadi perhatian serius bagi Pemko Medan,” katanya.

Politisi Partai Demokrat itu meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan tidak hanya berfokus pada penanganan pasien, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan di tengah masyarakat. Menurutnya, pencegahan menjadi penting untuk menekan laju penularan sekaligus mengurangi tekanan terhadap fasilitas kesehatan.

“Intinya harus ada langkah preventif strategis. Kalau dibiarkan, ya pasti melonjak pasien di rumah sakit. Walaupun penularan Influenza Tipe A ini sangat cepat dan mudah, tetap ini kan bukan penyakit yang tidak bisa dicegah. Makanya sekali lagi, butuh langkah preventif yang benar-benar strategis,” tegasnya.

Nanda mengapresiasi langkah awal Dinkes Medan yang telah menerbitkan surat pemberitahuan kepada seluruh puskesmas dan rumah sakit di Kota Medan. Surat tersebut berisi imbauan kesiapsiagaan dan peningkatan kewaspadaan terhadap Influenza A. Dinkes Medan juga disebut akan melakukan penyuluhan kepada masyarakat serta skrining terhadap pasien di puskesmas yang mengalami gejala seperti demam di atas 38 derajat Celsius dan batuk.

Namun, Nanda menilai langkah tersebut perlu diikuti aksi nyata hingga tingkat lingkungan. Ia mengaku belum melihat kegiatan penyuluhan yang secara langsung menyasar rumah-rumah warga.

“Tapi sampai hari ini, kita belum melihat adanya penyuluhan dari puskesmas ke rumah-rumah warga. Padahal surat kesiapsiagaan itu merupakan langkah awal yang baik, tetapi belum disikapi secara baik oleh jajaran di puskesmas,” ujarnya.

Menurut Nanda, puskesmas memiliki posisi strategis karena menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, jajaran puskesmas diminta aktif mendeteksi gejala sekaligus memberikan edukasi mengenai pencegahan penularan.

“Saya tegaskan, Puskesmas itu merupakan ujung tombak Pemko Medan dalam memberikan pelayanan kesehatan, termasuk dalam menekan angka penularan Influenza Tipe A ini,” tegasnya.

Upaya pencegahan, lanjut Nanda, tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinkes dan puskesmas. Perangkat kewilayahan seperti kecamatan, kelurahan hingga kepala lingkungan juga harus ikut bergerak.

“Kelurahan dan Kepling ini kan harus bersentuhan langsung dengan masyarakat. Mereka yang tahu siapa warganya yang sedang mengalami gejala, mereka yang harus mengambil langkah sigap. Mereka juga wajib mendampingi petugas Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, Nanda mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan peningkatan kasus Influenza Tipe A, terutama keluarga yang memiliki anak-anak, lansia, maupun anggota keluarga dengan penyakit penyerta atau komorbid.

Ia meminta masyarakat memperkuat pencegahan mulai dari lingkungan keluarga. Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting untuk memutus rantai penularan dan mencegah fasilitas kesehatan semakin terbebani.

“Jaga anak-anak dan orangtua kita, jangan biarkan tertular Influenza Tipe A ini. Harus ada pencegahan dari diri kita sendiri, minimal dari lingkungan keluarga,” pungkasnya

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Surya Syahputra Pulungan, mengatakan Dinkes telah mengeluarkan surat kesiapsiagaan terkait Influenza A untuk disosialisasikan kepada seluruh fasilitas kesehatan (faskes), Puskesmas maupun rumah sakit.

Surat tersebut menjadi bagian dari langkah kewaspadaan agar faskes memiliki kesiapan dalam menghadapi dan menangani masyarakat yang mengalami gejala influenza. Menurut dia, kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih adalah masyarakat berisiko tinggi, terutama lanjut usia (lansia), warga dengan penyakit penyerta atau komorbid, serta pelaku perjalanan luar negeri.

Surya juga mengingatkan pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai langkah sederhana untuk mencegah penularan. Masyarakat diminta rajin mencuci tangan menggunakan sabun. Selain itu, etika batuk dan bersin juga harus diterapkan untuk mencegah droplet menyebar kepada orang lain. Penggunaan masker juga dianjurkan, khususnya bagi masyarakat yang sedang mengalami gejala seperti batuk atau pilek.

Surya juga mengimbau masyarakat tidak mengabaikan gejala yang muncul. Jika mengalami demam, batuk, nyeri tenggorokan, pilek, perasaan lemah (malaise), maupun nyeri otot (myalgia), masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), seperti Puskesmas. Ia pun mengajak masyarakat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan tanpa harus panik.(wsp.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement