Kasus PT TSI Dengan Bank Mandiri, Rion Arios Dorong OJK Turun Tangan


MEDAN (Waspada.id): Praktisi hukum Rion Arios, SH. menyoroti persoalan 54 cek senilai total Rp124 miliar yang menurut keterangannya diduga dicairkan di Bank Mandiri tanpa konfirmasi kepada direksi PT Toba Surimi Industries (PT TSI).
Persoalan ini turut menimbulkan pertanyaan mengenai rekening khusus Kredit Modal Kerja (KMK) Revolving, aliran dana, serta dasar penagihan kewajiban kepada PT TSI.
Oleh sebab itu, Rion Arios mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonedia BI, dan Lembaga Penjamin Simpangan (LPS) memberikan kejelasan terkait masalah ini.
"OJK didorong untuk menelaah pengaduan dan persoalan yang disampaikan, sesuai kewenangannya dalam perlindungan konsumen sektor jasa keuangan serta pengawasan perbankan. Kejelasan diperlukan terkait prosedur transaksi, otorisasi pencairan, aliran dana, dan dasar penagihan kepada PT TSI," ujar Rion kepada sejumlah wartawan di Medan, Senin (26/10/2026).
Selain itu, tambah Rion, BI diharapkan menindaklanjuti atau memberikan penjelasan apabila terdapat aspek transaksi yang masuk dalam lingkup kewenangannya, khususnya terkait sistem pembayaran sedangkan LPS diharapkan memberikan kejelasan apabila terdapat aspek persoalan yang relevan dengan tugasnya dalam penjaminan simpanan dan resolusi bank.
Rion yang juga mengikuti perkembangan kasus PT TSI dengan Bank Mandiri ini menelaah sejumlah pertanyaan mendasar yang masih membutuhkan penjelasan.
"Mengapa 54 cek senilai Rp124 miliar disebut dicairkan tanpa konfirmasi kepada direksi?, apakah dana benar-benar masuk ke rekening PT TSI?, apa dasar penagihan kewajiban kepada perusahaan dan apakah prosedur pencairan dan pencatatan transaksi telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku?," sebut Rion dengan nada bertanya.
Rion juga menegaskan, publik saat ini masih menantikan penjelasan yang transparan, pemeriksaan berbasis dokumen, serta klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait agar persoalan ini dapat ditelaah secara objektif.(id90)
Berita Terkait




































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda