Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Keinginan Umat Buddha Pantai Labu Miliki Sekolah Agama akan Terwujud

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 6.37 PM WIB
Keinginan Umat Buddha Pantai Labu Miliki Sekolah Agama akan Terwujud
Bangunan Sekolah Perguruan Buddhis Purnama Pelita Harapan yang merupakan sekolah Agama Buddhis pertama di Kabupaten Deliserdang, dalam tahap pembangunan, Sabtu (31/10/26).(Waspada.id/Idris Lubis)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

PANTAI LABU (Waspada.id): Keinginan umat Buddha di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, untuk memiliki sekolah pendidikan Agama Buddha mulai akan terwujud.

Pembangunan Perguruan Buddhis Purnama Pelita Harapan yang direncanakan menjadi pusat pendidikan, sekaligus pembelajaran Dhamma kini sudah berjalan.

Bahkan, sekolah yang direncanakan berdiri tiga lantai tersebut akan memiliki 36 ruang kelas. Pada tahap awal, pembangunan lantai satu telah mencapai sekitar 50 persen dan ditargetkan rampung pada Februari 2027. Dengan demikian, fasilitas pendidikan tersebut diharapkan sudah dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru, Mei 2027.

Ketua Yayasan Purnama Satya Dharma Desa Paluh Sibaji, Bunhui Awi saat di temui , Sabtu (31/10/26) mengatakan, kehadiran sekolah ini menjadi harapan besar bagi umat Buddha di Pantai Labu. Selain mendapatkan pendidikan formal, para peserta didik nantinya diharapkan dapat mempelajari etika, sopan santun, serta nilai-nilai Dhamma melalui bimbingan para guru dan Bhikkhu.

Pembangunan Perguruan Buddhis Purnama Pelita Harapan mulai diwujudkan melalui dukungan dan dana kebajikan umat Buddha. Pada 1 September 2026, dana tahap pertama telah disalurkan untuk mendukung pembangunan sekolah tersebut.

Namun, perjalanan pembangunan masih panjang. Total anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp11 miliar. Karena itu, dukungan para donatur dan umat Buddha masih sangat dibutuhkan agar pembangunan sekolah dapat diselesaikan sesuai harapan.

Sejauh ini, sudah banyak umat yang turut berdana untuk pembangunan sekolah tersebut. Setiap sumbangan, berapa pun nilainya, menjadi bagian dari kebajikan dan harapan bersama untuk menghadirkan fasilitas pendidikan agama Buddha.

Jika terwujud, Perguruan Buddhis Purnama Pelita Harapan akan menjadi sekolah Buddhis pertama di Kabupaten Deliserdang dan ketiga di Sumatera Utara, setelah sekolah sejenis di Kabupaten Asahan dan Langkat.

Selain gedung sekolah, di lokasi yang sama juga dibangun Vihara Satya Dharma beserta Dhammasala sebagai tempat ibadah, pembelajaran Dhamma, dan kegiatan keagamaan umat Buddha.

Keberadaan sekolah dan vihara tersebut diharapkan menjadi pusat pendidikan dan pembinaan spiritual bagi generasi muda sekaligus tempat bagi umat untuk memperdalam ajaran Buddha. Sekolah ini juga menitik beratkan pada pelajaran bahasa Mandarin, budaya nusantara, budaya dan tradisi Tionghoa,ujarnya.

Umat Buddha Kecamatan Pantai Labu berharap pembangunan Perguruan Buddhis Purnama Pelita Harapan dan Vihara Satya Dharma dapat berjalan lancar hingga selesai. Dengan demikian, generasi mendatang tidak hanya memperoleh pendidikan formal, tetapi juga memiliki kesempatan mempelajari nilai-nilai kebajikan, moralitas, dan Dhamma.(id.28/Idris Lubis)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement