Breaking News
Memuat breaking news...

Kementan Lakukan Gerakan Tanam Serempak di Lahan CSR Serdang Bedagai

Redaksi
Redaksi
Rabu, 14 Oktober 2026 - 3.09 PM WIB
Kementan Lakukan Gerakan Tanam Serempak di Lahan CSR Serdang Bedagai
Kementerian Pertanian melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan melaksanakan Gerakan Tanam Serempak di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara,.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

SERDANG BEDAGAI (Waspada.id): Kementerian Pertanian melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan melaksanakan Gerakan Tanam Serempak di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung percepatan peningkatan produksi pertanian dan mewujudkan swasembada pangan nasional.

Secara nasional, gerakan tanam serempak dipusatkan di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, yang dihadiri oleh Kepala BPPSDM Pertanian, Idha Widi Arsanti, sebagai bagian dari langkah strategis Kementerian Pertanian dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian serta meningkatkan produktivitas untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Kegiatan di Kabupaten Serdang Bedagai dihadiri oleh Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Sumatera Utara, Muliono, Kelsi Sumut, aparat desa, penyuluh pertanian, petani, serta mahasiswa Polbangtan Medan. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pemerintah daerah, penyuluh, petani, dan institusi pendidikan vokasi pertanian dalam mendukung program pembangunan pertanian.

Di Kabupaten Serdang Bedagai, luas lahan CSR yang menjadi target pertanaman mencapai 262 hektar. Pada pelaksanaan gerakan tanam serempak kali ini, kegiatan dilakukan pada lahan seluas 36 hektar sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan tanam merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas produksi pangan nasional sekaligus memperkuat fondasi swasembada pangan berkelanjutan.

Menurutnya, setiap lahan yang telah mendapatkan dukungan program pemerintah harus segera dimanfaatkan secara optimal agar mampu menghasilkan produksi yang berdampak langsung terhadap ketersediaan pangan nasional.

Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti mengatakan, Gerakan Tanam Serempak bukan sekadar kegiatan tanam bersama, melainkan gerakan nasional untuk meningkatkan indeks pertanaman, memperluas areal tanam, dan mempercepat produksi pangan melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, dan petani.

“Percepatan tanam harus terus dijaga dengan pengawalan yang kuat. Penyuluh pertanian bersama petani menjadi ujung tombak untuk memastikan lahan yang sudah siap dapat segera ditanami dan menghasilkan produksi yang optimal,” ujarnya.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin mengatakan, lahan hasil Oplah dan CSR yang telah dibuka harus segera dimanfaatkan untuk meningkatkan IP dari satu menjadi dua bahkan tiga kali tanam.

Direktur Polbangtan Medan dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa salah satu tantangan utama dalam optimalisasi lahan CSR di Kabupaten Serdang Bedagai adalah keterbatasan ketersediaan air. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian lahan belum dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanaman secara optimal.

“Lahan CSR ini memiliki potensi yang cukup besar untuk mendukung peningkatan produksi pertanian. Namun, salah satu kendala yang kita hadapi adalah belum tersedianya sumber air yang memadai sehingga sebagian lahan belum dapat ditanami. Karena itu, diperlukan langkah bersama untuk mengatasi persoalan pengairan agar lahan yang telah disiapkan dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Polbangtan Medan akan mendorong koordinasi dan kerja sama dengan BBRMP Sumatera Utara, Bupati Serdang Bedagai, serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera Utara untuk mengupayakan konektivitas sumber air menuju lahan CSR. Upaya ini diharapkan dapat menjadi solusi atas kendala pengairan sekaligus membuka peluang optimalisasi seluruh lahan yang menjadi target pertanaman.

Melalui gerakan tanam serempak ini, Kementerian Pertanian melalui Polbangtan Medan berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga teknis, penyuluh, dan petani. Penyelesaian kendala pengairan menjadi salah satu langkah penting agar potensi lahan CSR seluas 262 hektar di Kabupaten Serdang Bedagai dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung peningkatan produksi dan percepatan swasembada pangan nasional. (id09)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement