Kementerian ESDM Kaji Potensi Panas Bumi Taput, Pemkab Siap Mendukung


TARUTUNG (Waspada.id): Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mendalami potensi energi panas bumi di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, melalui penelitian dan kajian lanjutan guna mengetahui potensi sumber daya serta peluang pengembangannya menjadi pembangkit listrik.
Rencana tersebut dibahas dalam audiensi Tim Kementerian ESDM dengan Wakil Bupati Taput, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., di Aula Mini Kantor Bupati Taput, Rabu (21/10).
Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya mengidentifikasi potensi energi baru terbarukan (EBT) di Taput, khususnya panas bumi atau geothermal, yang berpeluang dikembangkan menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).
Dalam audiensi tersebut, Tim Kementerian ESDM memaparkan hasil kajian awal terkait potensi panas bumi di wilayah Taput. Namun, penelitian dan eksplorasi lebih mendalam masih diperlukan untuk memastikan besaran potensi sumber daya serta kapasitas listrik yang memungkinkan dihasilkan.
Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan menyambut baik langkah Kementerian ESDM dalam mengidentifikasi dan mengkaji potensi energi terbarukan di daerah itu.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan agar proses penelitian hingga eksplorasi dapat berjalan terarah serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Koordinasi ini merupakan langkah penting dalam mengidentifikasi potensi energi daerah secara terukur. Pemkab Tapanuli Utara mendukung langkah-langkah penelitian dan kajian eksplorasi yang dirancang Kementerian ESDM, sebab pengembangan geothermal tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan listrik nasional, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” ujar Deni.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Taput bersama Kementerian ESDM merencanakan pertemuan lanjutan yang akan difasilitasi kementerian tersebut.
Pertemuan berikutnya akan membahas sejumlah aspek penting, antara lain peta jalan atau roadmap eksplorasi, teknis pelaksanaan kegiatan di lapangan, serta analisis dampak dan keberlanjutan pengembangan panas bumi bagi daerah.
Pemkab Taput berharap rangkaian koordinasi tersebut dapat menjadi landasan bagi pengembangan energi terbarukan yang terencana dan berkelanjutan. Selain mendukung ketahanan energi, pengembangan potensi panas bumi diharapkan membuka peluang peningkatan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.(id31)
Berita Terkait






































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda