Kepala Bacadnas Kemenhan Buka Rakor Antar K/L Bahas Hak-Hak Veteran RI di Kota Medan


MEDAN (Waspada.id): Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kementerian Pertahanan RI Letjen TNI Gabriel Lema S.Sos menyebutkan, Rapat Koordinasi (Rakor) antar Kementerian/Lembaga (K/L) dan Pemangku Kepentingan terkait pemenuhan hak-hak tertentu bagi Veteran Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026, menjadi wadah koordinasi untuk memperkuat sinergi dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak veteran sebagai bentuk penghargaan negara terhadap para pejuang bangsa.
"Pertemuan ini bukan sekadar forum administratif, melainkan menjadi jembatan komunikasi dan koordinasi untuk menghasilkan langkah konkret dalam memperjuangkan kesejahteraan veteran," tegas Kepala Bacadnas Letjen TNI Gabriel Lema SSos dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Brigjend TNI Asep Tardiyana Wachgi,SH,MH, Kapusvet Bacadnas Kemenhan RI saat membuka Rakor tersebut di Medan, Kamis (10/09/2026).
Kepala Bacadnas menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam rangkaian kegiatan tersebut.

“Peran aktif yang telah ditunjukkan melalui tanya jawab dan pertukaran gagasan telah melahirkan saran serta masukan yang sangat berharga. Pertemuan ini telah membangun jembatan komunikasi dan koordinasi yang kondusif,” ujarnya.
Ia menegaskan, sinergi antarinstansi menjadi modal utama untuk memastikan para Veteran Republik Indonesia mendapatkan pelayanan yang lebih baik, lebih cepat, tertib, aman, dan lancar.
“Tujuan besar kita jelas, yaitu meminimalisir setiap kendala dan memastikan pelayanan administrasi bagi para Veteran RI terlaksana dengan jauh lebih baik, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran,” katanya.
Kabadcadnas juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta rakor, termasuk jajaran Kodam I/Bukit Barisan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kota Medan, Polda Sumatera Utara, serta berbagai pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
Ia berharap hasil koordinasi yang telah dilakukan tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi dapat diwujudkan dalam program kerja nyata demi memberikan penghormatan dan penghargaan terbaik kepada para veteran.
“Semoga niat tulus kita untuk memberikan hak-hak terbaik bagi para patriot bangsa senantiasa mendapatkan rahmat dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa,” harap Brigjen TNI Asep.
Masih Banyak Belum Terdaftar
Secara terpisah, Brigjen TNI Asep menyebutkan, saat ini masih banyak veteran di Sumatera Utara yang belum mendaftar atau terdaftar.
"Banyak calon veteran di Sumatera Utara yang belum mendaftar. Masih banyak para calon-calon veteran itu belum mendapat tunjangan dan belum mendapatkan dana kehormatan, termasuk belum mendapatkan hak-hak tertentu untuk veteran," ujar Brigjen TNI Asep seraya menyebutkan jumlah veteran di Sumatera Utara itu kurang lebih 2.240 orang.
Sementara itu Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa diwakili Kapoksahli Brigjen TNI Dr David Hatigoran Hutagaol mengapresiasi kegiatan Rakor ini, mengingat jasa-jasa para Veteran sangat besar bagi bangsa dan negara.

"Saya mengapresiasi kegiatan Rakor ini karena kita semua tahu bahwa jasa-jasa daripada para veteran ini sangat besar sekali bagi bangsa dan negara, dan kesejahteraan itu adalah hak yang sangat utama, apalagi di akhir daripada pengabdian itu sangat perlu diberikan," sebut Pangdam I/BB.
Pangdam menyebutkan, dengan adanya Rakor ini, diharapkan para veteran mempunyai pintu masuk informasi yang lebih jelas untuk mendapatkan hak-hak mereka.
Rakor tersebut diakhiri dengan kegiatan sesi foto bersama dengan para peserta Rakor.(id80)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda