Breaking News
Memuat breaking news...

Ketua BURT DPR R: Profesionalisme Wartawan Menjadi Mesin Penggerak Pembuat Kebijkan

Redaksi
Redaksi
Jumat, 8 Mei 2026 - 11.05 AM WIB
Ketua BURT DPR R: Profesionalisme Wartawan Menjadi Mesin Penggerak Pembuat Kebijkan
dari kiri ke kanan Kepala Biro Pemberitaan Parlemen, Muhammad Najib Ibrahim, Ketua BURT DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakisimah, Ketua KWP Ariawan dan Perwakilan MPR RI (Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SERANG ( Waspada.id): Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengatakan semangat dan profesionalisme insan pers menjadi mesin penggerak dalam menyuarakan aspirasi publik untuk disampaikan kepada pemerintah dan DPR RI selaku lembaga pembuat kebijakan.

Penegaaan disampaikan Rizki dalam agenda Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI yang digelar oleh Biro Pemberitaan Parlemen bekerja sama dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) mengangkat tema "Kolaborasi DPR RI dan Media dalam Mengawal Aspirasi Rakyat Secara Konstruktif dan Berimbang" itu.

di Serang, Banten, Rabu (6/5).

Bagi DPR RI, menurut Rizki, media bisa menjadi penyampai aspirasi sehingga berbagai inisiatif seperti optimalisasi kanal pengaduan di setiap komisi serta keterbukaan dalam rapat-rapat alat kelengkapan dewan (AKD) terus diperkuat.

“Memang masih banyak kekurangan, tapi ini ikhtiar yang baik. Konsistensinya yang harus dijaga agar aspirasi masyarakat benar-benar terwakili secara langsung di parlemen,” ujarnya.

Legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banen I ini berharap kualitas pemberitaan yang edukatif terus dijaga agar masyarakat mendapatkan informasi kedewanan yang akurat dan terhindar dari disinformasi.

Rizki menjelaskan bahwa DPR RI terus berupaya meningkatkan keterbukaan informasi, termasuk dalam mekanisme penyerapan aspirasi.

Ia mendorong para awak media untuk turut mempromosikan potensi lokal Banten, mulai dari kekayaan sumber daya alam hingga sektor pariwisata dan kuliner, agar dikenal di level nasional hingga internasional

“Kegiatan ini penting sebagai ruang untuk rehat sejenak, melihat progres kinerja wartawan dan parlemen dalam satu dua tahun terakhir. Apa yang sudah baik perlu dilanjutkan, dan yang kurang harus diperbaiki,” ujar Rizki .

Dalam sambutannya pada Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI yang digelar di Serang, Banten ini, Kepala Biro Pemberitaan Parlemen, Muhammad Najib Ibrahim menegaskan peran media massa, khususnya wartawan parlemen, merupakan pilar penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas kinerja DPR RI.

Dalam forum tersebut, ditekankan bahwa wartawan tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penghubung strategis antara DPR RI dan masyarakat luas.

Karena itu, KWP dinilai memiliki peran krusial dalam memastikan setiap kebijakan, program, dan kinerja parlemen tersampaikan secara utuh dan objektif.

“Peran wartawan, khususnya koordinator wartawan parlemen, menjadi faktor penting agar apa yang dilakukan DPR dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Ini bagian dari upaya membangun transparansi yang profesional dan akuntabel,” ujarnya.

Najib Ibrahim juga menekankan peran media memiliki tanggung jawab dalam membangun pemahaman publik terhadap fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran yang dijalankan DPR RI. Tidak hanya cepat dan akurat, penyajian informasi dituntut berimbang agar membentuk persepsi publik yang objektif.

“Penyajian informasi harus berimbang. Ini penting agar framing di masyarakat terbentuk secara objektif dan faktual, sehingga kinerja DPR dapat dipahami secara positif oleh publik,” lanjutnya.

Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesamaan visi antara DPR RI dan insan pers dalam menyajikan informasi yang berkualitas, transparan, dan berpihak pada kepentingan publik. Sinergi yang kuat antara parlemen dan media diyakini menjadi kunci dalam mengawal demokrasi serta memastikan aspirasi rakyat tersampaikan dengan baik.

Penyambung Lidah Rakyat

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakisimah mengajak insan pers untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan tetap menjalankan fungsi kritik sebagai bentuk kontrol sosial.

Dimyati menekankan pentingnya peran media sebagai penyambung suara masyarakat, sekaligus penjaga kebenaran informasi di tengah maraknya berita bohong alias hoaks.

“Wartawan itu adalah penyambung lidah rakyat, jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, perannya sangat penting dalam menyampaikan informasi yang faktual,” kata Dimyati .

Menurutnya, wartawan harus tetap berpegang pada prinsip kebenaran dan akurasi dalam setiap pemberitaan.

“Siapa yang harus melawan berita bohong? Ya teman-teman wartawan. Karena dasar kerja jurnalistik itu adalah analisis yang tepat dan fakta,” ujarnya.

Meski demikian, Dimyati juga mengingatkan agar hubungan antara pemerintah dan media tetap terjaga dengan baik melalui kolaborasi yang sehat. Ia berharap kritik yang disampaikan tetap konstruktif dan tidak merusak sinergi yang telah terbangun.

“Kalau sudah di dalam, bantu yang di dalam. Tapi kritik tetap harus ada, karena itu bagian dari perbaikan,” ucapnya.

Dimyati juga menyampaikan apresiasi terhadap kekompakan wartawan, khususnya yang bertugas di lingkungan parlemen. Ia menilai, sinergi antara media dan pemangku kepentingan saat ini semakin baik dibandingkan sebelumnya.

Lebih lanjut, ia mengibaratkan peran wartawan seperti bintang di langit yang menerangi ruang informasi publik.

“Kalau langit tanpa wartawan, seperti langit tanpa bintang. Sekarang wartawan itu justru menjadi cahaya bagi masyarakat,” katanya. (id89).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement