Breaking News
Memuat breaking news...

Ketua Dekranasda Pematangsiantar: Perajin Harus Terus Naik Kelas

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 26 September 2026 - 8.39 PM WIB
Ketua Dekranasda Pematangsiantar: Perajin Harus Terus Naik Kelas
Booth Dekranasda Kota Pematangsiantar. (Waspada.id/Diskominfosiantar)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PEMATANGSIANTAR (Waspada.id): Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pematangsiantar Liswati Sinaga menghadiri Pameran Kerajinan Nusantara bertajuk Kriyanusa Tahun 2026 di JICC GBK Jakarta, Sabtu (26/9/2026).

Pameran kriyanusa melibatkan 257 peserta dengan 410 booth dari Dekranasda, kementerian/lembaga, yayasan, hingga pelaku kuliner. Beragam produk ditampilkan dalam pameran tersebut, mulai kerajinan tangan, wastra, hingga produk UMK binaan dan karya perajin dari berbagai daerah di Indonesia. Kali ini, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi ikon kriyanusa.

Ketua Umum Dekranas Ny Selvi Gibran Rakabuming Raka dalam sambutannya menegaskan, pameran kriyanusa tidak hanya menjadi tempat menampilkan karya, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi para perajin.

Dia menekankan pentingnya inovasi, kreativitas, dan transformasi dalam pengembangan produk kriya. Menurutnya, budaya merupakan akar identitas, namun pelestarian budaya perlu berjalan bersama inovasi agar produk Indonesia mampu menghadapi perkembangan global.

Selvi mengajak seluruh pihak untuk terus mencintai dan mendukung produk lokal serta produk buatan Indonesia. Dukungan terhadap produk lokal bukan hanya bentuk kebanggaan terhadap karya anak bangsa, tetapi juga bagian dari upaya menggerakkan ekonomi keluarga dan daerah.

Ketua Dekranasda Pematangsiantar Liswati mengatakan kehadirannya di Kriyanusa 2026 menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan produk kriya dari berbagai daerah sekaligus memperluas jejaring dengan perajin dan pelaku UMKM.

Menurutnya, semangat "Cipta Karya Berkelanjutan, Perajin Mendunia" sejalan dengan upaya Dekranasda Pematangsiantar dalam mendorong perajin meningkatkan kualitas, kreativitas, inovasi, kemasan serta pemasaran produk agar memiliki nilai tambah dan daya saing.

"Perajin kita harus terus didorong untuk naik kelas. Bukan hanya dari sisi kualitas karya, tetapi juga dalam pengembangan usaha dan pemasaran. Kita ingin produk kerajinan daerah semakin dikenal dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," ucap Liswati dalam keterangan tertulisnya.

Dikatakan, Kriyanusa 2026 menjadi momentum untuk belajar, bertukar pengalaman, dan melihat berbagai inovasi yang dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan kriya di Kota Pematangsiantar. Ia berharap semakin banyak karya perajin Pematangsiantar yang mampu dikenal lebih luas, membuka peluang pasar baru, dan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Ata)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement