Breaking News
Memuat breaking news...

Ketua DPW NasDem: Kritik yang Disampaikan Ricky Anthony Adalah Sikap Resmi Partai

Redaksi
Redaksi
Kamis, 30 Juli 2026 - 12.01 PM WIB
Ketua DPW NasDem: Kritik yang Disampaikan Ricky Anthony Adalah Sikap Resmi Partai
KETUA DPW Partai NasDem Sumut menegaskan, kritik yang disampaikan Rocky Anthony adalah sikap NasDem.Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LANGKAT (Waspada.id): Kritikan yang disampaikan oleh Ricky Anthony terkait walkout Gubernur Sumut Bobby Nasution saat berlangsung sidang paripurna DPRD Sumut merupakan sikap resmi dari Partai NasDem.

Ketua DPW Partai NasDem Sumut Iskandar membenarkan pernyataan Ricky Anthony tersebut. Ia menyebutkan, kritikan tersebut adalah sikap resmi dari NasDem Sumut yang ditujukan kepada Gubsu Bobby Nasution.

"Pernyataan Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony merupakan sikap resmi dari Partai NasDem. Kita juga menyayangkan sikap walkout saat paripurna, karena tidak menghargai legislatif. Padahal legislatif dan eksekutif lembaga yang setara," ujar Iskandar, Rabu (29/7).

Tindakan Gubsu Muhammad Bobby Afif Nasution meninggalkan (walkout) Rapat Paripurna DPRD Sumut, Selasa (21/7), terus manjadi sorotan publik. Sikap yang terkesan emosional dan arogan sangat disayangkan berbagai elemen masyarakat.

Terkait persoalan tersebut, awak media kemudian meminta tanggapan Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony. Politisi muda dari Partai NasDem yang akrab disapa RA ini sangat menyayangkan walkout-nya Gubsu.

“Bagi NasDem tidak ada kata lain yang bisa menggambarkan hal ini selain kata ‘arogan’. NasDem minta sikap seperti ini dihentikan. Jika fraksi lain memilih diam atau perpandangan lain, tentu kita hormati,” kata RA.

Sikap walkout saat sidang paripurna masih berlangsung sangat disayangkan. Saat itu, mekanisme paripurna berjalan lancar dan hanya tinggal memasuki tahap terakhir, yaitu penandatanganan keputusan bersama. Namun ada salah satu anggota dewan yang mempertanyakan kuorum sesaat sebelum Ketua DPRD Sumut mengambil keputusan.

Tentunya, semua pihak diberi hak untuk bicara dan tinggal menunggu semua hal yang ditanyakan anggota dijawab oleh pimpinan dewan. Namun alih-alih bersabar, Bobby malah keluar ruangan yang kemudian diikuti oleh semua OPD.

Semestinya, tak ada alasan bagi gubernur untuk meninggalkan ruangan, karena, interupsi dari anggota ke pimpinan sama sekali tidak ada menyinggung gubernur. Sikap Bobby walkout saat sudah memasuki akhir tahapan, justru membuat paripurna tak bisa dilanjutkan. Harusnya, gubernur tatap berada ruang untuk melakukan penandatanganan bersama. (id24)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement