Breaking News
Memuat breaking news...

Ketua Panitia: BWF 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Penulis dan Budayawan

Redaksi
Redaksi
Jumat, 31 Juli 2026 - 2.41 PM WIB
Ketua Panitia: BWF 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Penulis dan Budayawan
Ketua Panitia BWF 2026, Tansiswo M. Siagian, menyampaikan sambutan pada malam pembukaan BWF 2026 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba, Kamis (30/7/2026). Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TOBA (Waspada.id) : Ketua Panitia Balige Writers Festival (BWF) 2026, Tansiswo M. Siagian, menegaskan Balige Writers Festival bukan sekadar agenda sastra tahunan, tetapi telah berkembang menjadi ruang kolaborasi bagi penulis, budayawan, seniman, dan masyarakat untuk memperkuat budaya literasi di Indonesia.

Hal itu disampaikan Tansiswo saat pembukaan Balige Writers Festival 2026 yang secara resmi dibuka di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba, Kamis (30/7/2026) malam.

Dalam sambutannya, Tansiswo mengatakan penyelenggaraan BWF yang kini memasuki tahun kelima terus mengalami perkembangan dengan melibatkan berbagai kalangan, mulai dari pegiat literasi, akademisi, hingga komunitas budaya.

"Balige Writers Festival terus berkembang menjadi ruang kolaborasi bagi penulis, budayawan, seniman, dan masyarakat," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Tansiswo juga membacakan esai bertajuk "Marsirimpa", yang menjadi semangat utama BWF 2026. Esai tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat mengedepankan kerja sama, kejujuran, dan keterbukaan dalam membangun kehidupan bersama, terutama setelah bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada 2025.

Tahun ini, Balige Writers Festival mengangkat tema "Membaca Sumatera" dengan subtema "Marsirimpa", yang merefleksikan nilai gotong royong dan solidaritas.

Sementara itu, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus mengapresiasi terselenggaranya Balige Writers Festival yang dinilainya menjadi wadah penting dalam memperkuat budaya literasi dan sastra di Indonesia.

Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, melakukan pemukulan gong sebagai tanda dibukanya Balige Writers Festival (BWF) 2026 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba, Kamis (30/7/2026) malam. Festival sastra bertema "Membaca Sumatera" dengan subtema "Marsirimpa" ini akan berlangsung hingga 2 Agustus 2026 dengan menghadirkan berbagai kegiatan literasi, sastra, budaya, dan seni. Waspada.id/Ist

Ia mengucapkan selamat kepada panitia atas penyelenggaraan BWF ke-5 sekaligus menyambut para peserta yang datang dari berbagai daerah.

"Selamat datang di Balige. Selamat menulis, selamat berfestival. Mari kita dorong anak-anak kita untuk menulis dan terus menggali kemampuan mereka sebagai bentuk pengabdian, sekaligus memperkuat jejaring literasi dan sastra," kata Audi.

Sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan, Wakil Bupati bersama para tamu kehormatan melakukan pemukulan gong yang menandai Balige Writers Festival 2026 resmi dibuka.

Malam pembukaan diawali dengan penampilan sendratari dari siswi MTs Negeri Toba. Karmila Karo dari Badan Pelestari Kebudayaan, perwakilan Kementerian Kebudayaan, mentor Manajemen Talenta Nasional (MTN) Benny Arnas, Tonggo Robby Pardede dari Toba Gracia Raya, Sebastian Hutabarat, perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba, jajaran Pemkab Toba, akademisi, dan pegiat literasi.

Dalam kesempatan itu, Tonggo Robby Pardede turut menceritakan perjalanan festival yang bermula dari Festival Literasi Balige hingga berkembang menjadi Balige Writers Festival yang kini memasuki penyelenggaraan tahun kelima.

Salah satu agenda unggulan BWF 2026 ialah peluncuran dan diskusi buku "Tak Ada Na Niarsik Sempurna Hari Ini", antologi cerpen hasil pembinaan Manajemen Talenta Nasional (MTN) Kementerian Kebudayaan RI.

Buku tersebut merupakan karya sembilan penulis yang mengikuti pelatihan intensif bersama Benny Arnas, sastrawan nasional yang menjadi mentor MTN. Melalui pendampingan tersebut, para penulis tidak hanya diasah kemampuan teknis menulisnya, tetapi juga didorong menggali nilai-nilai budaya lokal sebagai sumber inspirasi karya.

Foto Bersama. Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, berfoto bersama panitia, narasumber, tamu undangan, dan peserta usai pembukaan Balige Writers Festival (BWF) 2026 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba, Kamis (30/7/2026). BWF 2026 menjadi wadah kolaborasi para penulis, budayawan, akademisi, dan pegiat literasi untuk memperkuat budaya membaca dan menulis di Indonesia. Waspada.id/Ist

Balige Writers Festival 2026 berlangsung hingga 2 Agustus 2026 dengan beragam kegiatan, seperti diskusi sastra, peluncuran dan bedah buku, workshop kepenulisan, kelas budaya, pameran seni rupa, pameran buku, promosi destinasi wisata, bazar kuliner khas Toba, serta pameran produk UMKM.

Festival ini didukung Kementerian Kebudayaan RI, Manajemen Talenta Nasional (MTN), Akademi Sastra Toba, Toba Gracia Raya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba, PT Inalum, Institut Teknologi Del, serta berbagai mitra lainnya.

Diharapkan, penyelenggaraan BWF 2026 mampu melahirkan lebih banyak penulis berbakat sekaligus memperkuat Kabupaten Toba sebagai salah satu pusat literasi, sastra, budaya, dan pariwisata di Indonesia. (Id52)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement