Breaking News
Memuat breaking news...

Ketua PGMNI Sumut: Kita Hadir Tidak Untuk Mengganggu Tapi Untuk Berkontribusi

Redaksi
Redaksi
Minggu, 20 September 2026 - 12.22 AM WIB
Ketua PGMNI Sumut: Kita Hadir Tidak Untuk Mengganggu Tapi Untuk Berkontribusi
Ketua PW Punggawa Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Sumut H. Idris Aritonang, S.Sos.I dalam salah satu acara organisasi.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LABURA (Waspada.id): Pengurus Wilayah Punggawa Madrasah Nasional Indonesia (PW PGMNI) Sumatera Utara kembali tegaskan komitmennya untuk bersinergi dan menjadi mitra strategis Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumut dalam memajukan madrasah dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Komitmen itu ditegaskan oleh Ketua PW PGMNI Sumut, H. Idris Aritonang, S.Sos.I, Sabtu malam (19/9). Dirinya menegaskan bahwa PGMNI Sumut hadir tidak untuk mengganggu, mengambil alih, ataupun mencampuri kewenangan pihak lain. Namun kehadirannya untuk memberikan kontribusi sesuai kapasitas organisasi dan membangun kolaborasi yang bermanfaat bagi madrasah.

“PGMNI hadir bukan untuk mengganggu, tapi untuk berkontribusi. Kami tidak ingin mengambil peran siapapun. Justru kami ingin menjadi mitra yang membantu dan memperkuat program-program untuk kemajuan madrasah,” tegas H. Idris Aritonang, Sabtu (19/9).

Menurutnya, sinergi antara PGMNI dengan Penmad tidak harus dibangun secara kaku. Banyak ruang kolaborasi yang dapat dilakukan sepanjang dikomunikasikan dan disesuaikan dengan tugas serta kewenangan masing-masing.

“Jangan kita kaku dalam bersinergi. Apa yang bisa kita bantu, kita bantu. Apa yang bisa kita kerjakan bersama, mari kita sinergikan. Yang penting tujuannya sama, bagaimana madrasah kita semakin maju dan guru-guru semakin mendapatkan perhatian,” kata Idris.

Keinginan untuk berkolaborasi dengan Penmad Kemenag Sumut ini juga memiliki landasan kuat. Mengingat kehadiran PGMNI di Sumut telah mendapat sambutan yang baik. Dimana saat ini ada 17 kabupaten/kota di Sumut yang telah terbentuk pengurusnya.

"Dengan jaringan organisasi saat ini, PGMNI memiliki kekuatan untuk menggerakkan potensi masyarakat dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan madrasah," ucap Idris Aritonang.

Idris Aritonang juga menyampaikan salah satu kontribusi yang telah dan terus didorong PGMNI adalah membantu madrasah swasta dalam memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana melalui jaringan aghniya, donatur dan masyarakat yang peduli terhadap pendidikan.

Menurutnya, PGMNI selalu berupaya menjadi jembatan antara madrasah yang membutuhkan dukungan dengan pihak-pihak yang memiliki kemampuan dan kepedulian untuk membantu.

"Selain itu, ruang sinergi dengan Penmad dapat dikembangkan dalam berbagai bidang, antara lain pembinaan guru, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, penguatan kelembagaan madrasah, sarana dan prasarana, wawasan kebangsaan, moderasi beragama, digitalisasi pendidikan, perlindungan anak dan peserta didik, serta kegiatan sosial kemasyarakatan," tambahnya.

Apresiasi untuk Pemprov Sumut

PW PGMNI Sumut juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, melalui Kesbangpol Pemprovsu yang telah memberikan ruang kepada guru-guru madrasah untuk mendapatkan pembinaan dan penguatan wawasan kebangsaan.

Menurut H. Idris, pembinaan wawasan kebangsaan bagi guru madrasah merupakan bagian penting dalam membangun generasi yang memiliki nilai keagamaan sekaligus kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Ke depan, kegiatan pembinaan tersebut diharapkan dapat dilaksanakan secara bergilir dengan melibatkan guru-guru madrasah dari berbagai kabupaten/kota di Sumut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Boby Nasution melalui Kesbangpol yang telah memberikan ruang bagi guru-guru madrasah. Ini merupakan bentuk perhatian yang sangat baik. Mudah-mudahan pembinaan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak guru madrasah,” ungkap H. Idris.

PGMNI Ingin Menjadi Bagian dari Solusi

Ketua PGMNI Sumut ini juga berkomitmen kehadiran organisasi yang ia pimpin tidak hanya hadir ketika ada persoalan, tetapi juga ingin ikut ambil bagian dalam mencari solusi dan menjalankan program yang memberikan manfaat.

Dengan terbentuknya 17 PD PGMNI kabupaten/kota, pihaknya berharap seluruh jaringan PGMNI dapat bergerak bersama dan membangun komunikasi yang baik dengan Kementerian Agama, khususnya Penmad di daerah masing-masing.

“Kita tidak ingin hanya menjadi organisasi yang banyak bicara. Kita ingin hadir dengan karya dan kontribusi. Kalau ada madrasah yang membutuhkan bantuan, kita berusaha mencari jalan keluarnya. Kalau ada program pemerintah yang bisa kita dukung, kita siap membantu untuk mensukseskannya," tegasnya.

Untuk itu, ia berharap hubungan antara PW PGMNI Sumut dan Penmad Kanwil Kemenag Sumut ke depan semakin terbuka, komunikatif dan produktif.

“Kembali saya tegaskan, PGMNI hadir bukan untuk mengganggu, tetapi untuk berkontribusi. Mari kita hilangkan sekat-sekat, kita buka ruang komunikasi dan kita bangun kolaborasi. Karena tujuan kita sama: memajukan madrasah, meningkatkan kualitas guru dan memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak kita,” pungkas H. Idris Aritonang.***

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement