Ketua STIT Hasyim Asy’ari Padangsidimpuan Turun ke Desa, Pastikan KKL Mahasiswa Tak Sekadar FormalitasKetua STIT Hasyim Asy’ari Padangsidimpuan Turun ke Desa, Pastikan KKL Mahasiswa Tak Sekadar Formalitas

PADANGDIDIMPUAN (Waspada.id): Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Hasyim Asy’ari Padangsidimpuan, Muhammad Donal Pasaribu, M.Pd. turun langsung memantau pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa di wilayah Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Padang Lawas Utara (Paluta).
Pemantauan itu dilakukan, selain untuk memastikan kegiatan lapangan berjalan sesuai tujuan akademik, juga untuk memberi semangat dan motivasi kepada mahasiswa agar menjaga nama baik kampus STIT Hasyim Asy'ari dan membuat kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat.
Kehadiran Ketua STIT Hasyim Asy’ari bersama seluruh Dosen pembimbing lapangan menjadi bentuk pengawasan langsung terhadap pelaksanaan KKL di lapangan dan kehadiran mereka disambut hangat masyarakat di lokasi KKL mahasiswa.
Ketua STIT Hasyim Asy’ari Padangsidimpuan, Muhammad Donal Pasaribu, M.Pd, Selasa (11/8/2026) mengatakan KKL mahasiswa STIT Hasyim Asy’ari berlangsung 15 Juli hingga 25 Agustus 2026. Lokasi KKL mahasiswa berada di wilayah Tapsel dan Paluta.

Dosen Pembimbing Lapangan foto bersama dengan mahasiswa KKL di Desa Aek Badak, Kecamatan Sayur Maringgi, Tapsel. Wapsada.id/Ist
Pemantauan yang dilakukan Ketua STIT Hasyim Asy'ari bersama Kimlansyah Ramadhan Siregar, M. Pd (Wakil Ketua I Bidang Akademik STIT Hasyim Asy'ari) di Desa Bahal Julu, Kecamatan Portibi, Paluta pada tanggal 10 Agustus 2026 disambut hangat oleh pemerintah Desa dalam hal ini diwakili oleh Kaur Keuangan Desa Bahal Julu, Bapak Jangga Harahap bersama warga setempat.
Sementara DPL telah melakukan kunjungan ke lokasi KKl Desa Garonggang, Tapsel Tanggal 5 Agustus 2026 dan Desa Aek Badak Julu kecamatan Sayurmatinggi, Tapsel pada tanggal 08 Agustus 2026.
Untuk memastikan pendampingan Mahasiswa berjalan optimal, STIT Hasyim Asy'ari Padangsidimpuan juga membentuk tiga tim yakni : Tim I terdiri dari Mesra Khairani, S.Pd., M.Psi., Kaprodi PIAUD, dan Yeni Elviza Febrianti, M.Pd., Ketua LPPM turun kelapangan
Sedangkan Tim II terdiri dari Rikha Tania, M.Li., Wakil Ketua II Bidang Keuangan; Nurzakiah Simangunsong, M.Pd., Ketua Prodi PGMI; serta Mirna Wanti Ritonga, M.E., Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan.
Ketua STIT Hasyim Asy'ari Muhammad Donal Pasaribu M.Pd dan Kimlansyah Ramadhan Siregar, M. Pd tercatat sebagai Tim III.
Selama pelaksanaan KKL, ucapnya, mahasiswa tidak hanya dituntut beradaptasi dengan lingkungan masyarakat, tetapi juga mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan." Untuk itu perlu dilakukan pengawasan dan dorongan kepada mahasiswa agar pelaksanaan KKL berjalan baik," tuturnya.
Muhammad Donald Pasaribu menegaskan, KKL merupakan bagian penting dari proses pendidikan Mahasiswa/i karena memberikan kesempatan untuk menguji kemampuan akademik sekaligus membangun kepekaan sosial.
“Mahasiswa/i tidak cukup hanya memahami teori di ruang kuliah. Mereka harus mampu menerapkan ilmu, berkomunikasi dengan masyarakat dan membaca persoalan yang ada di lapangan,” ujar Ketua STIT Hasyim Asy'ari sambil menjelaskan bahwa semua semua Desa yang jadi lokasi KKL telah di datangi.

Dosen Pembimbing Lapangan foto bersama dengan mahasiswa KKL di Desa Garonggang, Kecamatan Angkola Selatan, Tapsel. Wapsada.id/Ist
Kehadiran Dosen pembimbing lapangan tidak hanya untuk mengawasi aktivitas mahasiswa, tetapi juga memastikan program yang dijalankan tetap berada dalam koridor akademik serta mampu membangun hubungan positif dengan pemerintah dan masyarakat desa.
Ketua STIT menegaskan, KKL juga menjadi ruang bagi Mahasiswa/i untuk belajar menghadapi persoalan nyata di masyarakat. Dari kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan dan pemecahan masalah.
"Bagi STIT Hasyim Asy’ari, KKL bukan sekadar agenda rutin tahunan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghubungkan pembelajaran di kampus dengan kebutuhan masyarakat, sehingga keberadaan mahasiswa di desa memiliki nilai akademik sekaligus sosial," katanya.
Ketua Yayasan STIT Hasyim Asy'ari Padangsidimpuan, Rahmad Hidayat Siregar, M.M mengatakan pihak yayasan mengapresiasi kunjungan Ketua dan DPL ke lokasi KKL karena memperkuat sinergi antara lembaga, mahasiswa, dan masyarakat.
Menurutnya, langkah seperti ini sangat penting dalam memastikan kesiapan mahasiswa melaksanakan KKL dan kebermanfaatan program kerja KKL kepada masyaraka serta untuk memberi motivasi kepada mahasiswa agar menjaga nama baik yayasan di tengah-tengah masyarakat.(id46)





















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda