Ketua TP PKK Deliserdang: Posyandu Tidak Hanya Fokus Pelayanan pada KesehatanKetua TP PKK Deliserdang: Posyandu Tidak Hanya Fokus Pelayanan pada Kesehatan

LUBUKPAKAM (Waspada.id): Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Deliserdang, Jelita Asri Ludin Tambunan, mengapresiasi kader posyandu dan tenaga kesehatan binaan Yayasan Nurani Luhur Masyarakat (YNLM) yang mengikuti Lomba Cerdas Cermat dan Lomba Yel Yel Kader Posyandu.
Jelita yang didampingi Staf Ahli I T PKK, Asniar Lom Lom Suwondo juga menyampaikan selamat kepada para pemenang, khususnya kader binaan YNLM dari perwakilan kecamatan yang berhasil meraih prestasi dalam perlombaan tersebut.
“Selamat kepada para pemenang. Ini merupakan prestasi dan kebanggaan bagi masing-masing Ketua TP PKK Kecamatan yang telah membina kader-kadernya, sehingga mendapat perhatian dan kepercayaan untuk mengikuti perlombaan ini,” kata Jelita saat menyerahkan hadiah perlombaan kader Posyandu dan Bidan Desa yang diselenggarakan YNLM di Balairung Pemkab Deliserdang, Selasa (11/8/2026).
Jelita menegaskan, perlombaan bukan sekadar ajang untuk mencari juara, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan pengetahuan, keterampilan, semangat, dan kekompakan kader.
Karena itu, ia meminta para kader tidak berhenti belajar setelah perlombaan berakhir. Menurutnya, pengetahuan yang diperoleh harus diterapkan dan diteruskan kepada masyarakat di desa maupun kecamatan masing-masing.

“Jangan hanya karena perlombaan kita mau belajar. Setelah keluar dari gedung ini, ilmu yang didapat harus diterapkan kepada seluruh lapisan masyarakat. Jangan sampai apa yang sudah kita pelajari hanya berhenti di sini,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi YNLM yang telah berkolaborasi dengan Pemkab Deliserdang dalam kegiatan tersebut.
"Kolaborasi seperti ini penting untuk memperkuat program-program pelayanan masyarakat, khususnya posyandu. Terima kasih kepada YNLM yang telah mempercayakan Kabupaten Deliserdang untuk melaksanakan kegiatan ini. Saya berharap kolaborasi ini terus berlanjut dalam memajukan program-program di Deliserdang, terutama posyandu,” harapnya.
Jelita menjelaskan, posyandu saat ini telah mengalami transformasi. Sebab, posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi telah diperluas melalui enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), mencakup bidang kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.
Karena itu, kader posyandu dituntut memiliki pengetahuan yang lebih luas dan mampu memberikan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat dalam berbagai tahapan kehidupan, mulai dari masa kehamilan, bayi, anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia.
Ia secara khusus mengingatkan kader untuk memastikan pemenuhan pelayanan dasar bagi bayi dan anak. Termasuk imunisasi lengkap, sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit dan perlindungan kesehatan masyarakat.
“Yang paling penting, jangan sampai bayi kita tidak mendapatkan imunisasi lengkap. Ini merupakan bagian dari upaya kita mencegah penyakit dan kejadian luar biasa di Kabupaten Deli Serdang,” paparnya.
Ke depannya, Jelita berharap semangat kompetisi dan pembelajaran yang telah dibangun melalui kegiatan YNLM dapat dilanjutkan dalam pembinaan kader posyandu di Deliserdang. Ia juga mendorong kader yang telah menjadi juara untuk mempertahankan prestasinya, sementara kader lainnya terus meningkatkan kemampuan.
“Yang paling penting adalah bekerja dengan tulus, semangat dan kompak. Kalau kita kompak, saya yakin segala sesuatu bisa kita raih dengan hebat dan luar biasa,” pungkasnya.(id.28)





















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda