KKN UINSU Cegah Stunting Dan Bentuk Bank Sampah

SIMALUNGUN (Waspada.id): Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) melakukan pencegahan kegiatan di Nagori Karang Rejo, Kec Gunung Maligas, Kab Simalungun. Fokus kegiatan peningkatan kesehatan masyarakat melalui edukasi pencegahan stunting serta pengelolaan sampah berbasis masjid.
Ketua Kelompok KKN UINSU Dimas Prayoga, saat berbincang dengan Waspada.id, Senin (14/9) menerangkan upaya mencegah stunting, pihaknya menggelar sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pada Senin (10/8).
"Kegiatan ini berkolaborasi dengan Puskesmas Pembantu (Pustu) Nagori Karang Rejo itu juga dirangkai dengan pemberian makanan tambahan (PMT), khususnya bagi ibu hamil," jelas Dimas.
Selain bidang kesehatan, kata Dimas, dibawah bimbingan Dosen Dr. Mhd. Syahminan, M.Ag, mahasiswa KKN UINSU menginisiasi pembentukan Bank Sampah di Masjid Al-Jihad Huta IX dan Masjid Jami’ Huta II. Program tersebut diawali dengan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah dari rumah serta mengelola sampah anorganik, seperti botol plastik, kardus, kertas, dan kaleng.
"Pengelolaan sampah itu dilakukan melalui program sedekah sampah. Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan, hasil pengumpulan sampah diharapkan dapat memberikan nilai ekonomis dan mendukung kebutuhan operasional masjid, kata Dimas.
Sebelumnya, pada peresmian Bank Sampah di Masjid Jami’ Huta II, Jumat (21/8), Pangulu Nagori Karang Rejo Airul Zen, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi terhadap program yang diinisiasi mahasiswa KKN UINSU.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada adik-adik KKN yang sudah menghadirkan program Bank Sampah ini. Harapan kami, program ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk mendukung kebutuhan masjid serta membuat lingkungan kita semakin bersih dan nyaman,” ujarnya.
Penghulu berharap, melalui program pencegahan stunting dan Bank Sampah tersebut, mahasiswa KKN UINSU berharap dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Nagori Karang Rejo.
"Kedua program itu diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, kebersihan lingkungan, serta pengelolaan sampah yang bernilai ekonomis," jelas Penghulu. (id.36/id.40)













Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda