Breaking News
Memuat breaking news...

Kodaeral I Gerebek Gudang Pengoplosan Gas Elpiji Bersubsidi Ilegal Di Sampali

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 9.14 PM WIB
Kodaeral I Gerebek  Gudang  Pengoplosan Gas Elpiji Bersubsidi Ilegal Di Sampali
Para terduga pelaku pengoplosan gas elpiji bersubsidi ilegal yang diamankan dari lokasi penyulingan dan pengoplosan gas elpiji bersubsidi ilegal di Jl. Damar Wulan, Desa Sampali, Sabtu (17/10/2026) pukul 01.18 WIB.Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

‎BELAWAN (Waspada.id): Tim Quick Respon Komando Daerah TNI Angkatan Laut I (Kodaeral I) menggerebek dugaan aktivitas sindikat penyulingan dan pengoplosan gas elpiji bersubsidi ilegal di Jl. Damar Wulan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (17/10/2026) pukul 01.18 WIB.

‎

‎Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan lima orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut. Dari lokasi, Tim Quick Respon Kodaeral I mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil Mitsubishi L300 bernomor polisi BK 8820 XI, satu unit sepeda motor Yamaha Vega, 247 tabung gas ukuran 3 kilogram, tiga tabung ukuran 5,5 kilogram, 16 tabung ukuran 12 kilogram, serta 19 tabung ukuran 50 kilogram.

‎

Kodaeral I Gerebek Gudang Pengoplosan Gas Elpiji Bersubsidi Ilegal Di Sampali

‎Gas hasil pengoplosan tersebut diduga dipasarkan ke sejumlah pelanggan, di antaranya restoran, pabrik, dan bengkel las di wilayah Kota Medan. Praktik pengoplosan gas elpiji bersubsidi secara ilegal berpotensi mengganggu distribusi dan ketersediaan gas bersubsidi bagi masyarakat yang berhak. Selain itu, kegiatan tersebut juga menimbulkan risiko keselamatan akibat proses pemindahan gas yang tidak sesuai ketentuan serta berpotensi melanggar hukum.

Kodaeral I Gerebek Gudang Pengoplosan Gas Elpiji Bersubsidi Ilegal Di Sampali

Kepala Dinas Penerangan Kodaeral I Kolonel Wahyu Kurniawan menyebutkan, sebagai tindak lanjut, kelima terduga pelaku beserta seluruh barang bukti diamankan di Kantor Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Kodaeral I untuk proses penanganan lebih lanjut yang akan dikoordinasikan dengan Polrestabes Medan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Penindakan ini merupakan bentuk komitmen Kodaeral I dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga kepentingan masyarakat," ujar Kadispen Kodaeral I.(id80)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement