Komplek Perkantoran Kembali Diguyur Hujan Debu, Warga Huntara MengeluhKomplek Perkantoran Kembali Diguyur Hujan Debu, Warga Huntara Mengeluh

MEUREUDU (Waspada.id): Kawasan komplek perkantoran di Kabupaten Pidie Jaya kembali diselimuti hujan debu yang diduga berasal dari aktivitas pembuangan tanah di samping Hunian Sementara (Huntara). Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena dinilai mengganggu aktivitas dan berpotensi mengganggu kesehatan.
Yani, 28, Senin (27/7), mengatakan hujan debu kembali terjadi sejak sepekan terakhir. Menurutnya, debu berasal dari tanah yang diangkut truk lalu dibuang di sisi Huntara.
"Sudah sejak minggu lalu kondisinya kembali seperti ini. Truk pengangkut tanah membuang material di samping Huntara sehingga saat cuaca panas debunya beterbangan," kata Yani.
Keluhan serupa disampaikan Muksin, 45, warga penghuni Huntara. Ia mengaku debu yang beterbangan setiap hari masuk ke dalam hunian dan mengganggu kenyamanan warga.
"Kami tinggal di sini jadi harus menikmati debu setiap hari. Karena teriknya matahari, debu berterbangan dan masuk ke Huntara," ujarnya.
Muksin berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan agar aktivitas pembuangan tanah tidak terus menimbulkan dampak bagi warga.
"Kami sangat mengharapkan pengertian pemerintah. Jangan lagi menambah penyakit kepada kami yang tinggal di Huntara. Setelah kami diminta tinggal di sini, kini kami juga harus menghirup debu setiap hari," tuturnya.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil tindakan, seperti penyiraman lokasi atau langkah lain untuk mengurangi debu, sehingga aktivitas masyarakat di sekitar komplek perkantoran dan Huntara dapat kembali berlangsung dengan nyaman. (Nas)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda