KONI Padangsidimpuan Terjunkan 105 Atlet ke Porprovsu XII, BPJS Siapkan Perlindungan


PADANGSIDIMPUAN (Waspada.id): Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padangsidimpuan akan menerjunkan 105 atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) untuk bertanding pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII yang akan digelar pada November 2026.
“Dari jumlah itu, 46 orang di antaranya harus diberangkatkan secara mandiri oleh masing-masing cabor akibat keterbatasan anggaran,” kata Ketua KONI Kota Padangsidimpuan, Hasanuddin Sipahutar, dalam Rapat Finalisasi Persiapan dan Pemantapan Keikutsertaan Kontingen Padangsidimpuan pada Porprovsu XII 2026, Selasa (20/10/2026).
Rapat persiapan KONI Kota Padangsidimpuan yang dirangkai dengan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan tersebut dihadiri Sekretaris KONI Padangsidimpuan Patsaulian Lubis, Bendahara KONI Padangsidimpuan Ahmad Toib Simanjuntak, Ketua Tim Pemantau Atlet KONI Padangsidimpuan Ali Akbar, serta pengurus cabang olahraga, atlet, dan ofisial.

Ketua KONI Kota Padangsidimpuan, Hasanuddin Sipahutar (dua kiri), Bendahara KONI Ahmad Toib Simanjuntak (dua kanan), Ketua Tim Pemantau Atlet KONI Ali Akbar, dan Wakil Sekretaris KONI Mohot Lubis pada Rapat Pemantapan Persiapan Kontingen Padangsidimpuan pada Porprovsu XII 2026, Selasa (20/10/2026). Waspada.id/ist.
Hasanuddin menjelaskan, dari 59 atlet nonmandiri atau yang pembiayaannya ditanggung KONI Padangsidimpuan, terdiri atas 12 orang perwakilan ofisial cabor, 33 atlet putra, dan 14 atlet putri. Sementara itu, yang pembiayaannya ditanggung secara mandiri terdiri atas enam ofisial cabor, 23 atlet putra, dan 17 atlet putri.
Ketua KONI Kota Padangsidimpuan mengungkapkan, skema pembiayaan mandiri tersebut merupakan dampak keterbatasan anggaran akibat efisiensi. “Keputusan itu diambil setelah melalui pembahasan dan rapat bersama pengurus cabor serta para atlet,” tuturnya.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Hasanuddin menegaskan bahwa kesiapan atlet tetap menjadi perhatian utama. Selain persiapan teknis pertandingan, kondisi fisik dan mental atlet juga harus dipastikan agar mampu tampil maksimal saat berlaga.
BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Atlet dan Ofisial
Account Representative Khusus BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padangsidimpuan, Maryanto Purba, mengatakan atlet dan ofisial yang mengikuti Porprovsu 2026 akan memperoleh perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Ia menjelaskan, atlet dan ofisial tersebut masuk dalam kategori pekerja Bukan Penerima Upah (BPU). Terhadap sebagian atlet yang masih berusia di bawah 17 tahun, persyaratan pendaftaran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dapat menggunakan Kartu Identitas Anak (KIA) atau dokumen identitas yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Perlindungan tersebut diharapkan dapat memberikan jaminan sosial bagi atlet dan ofisial selama menjalankan aktivitas olahraga, sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa keselamatan dan perlindungan pekerja juga penting dalam dunia olahraga. (id46)
Berita Terkait






































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda